Jelang Natal dan Tahun Baru 2014,
Disprindag Bengkalis Pastikan Harga Sembako relatif Stabil
Selasa, 17 Desember 2013 21:44 WIB
BENGKALIS - Menjelang hari natal dan menyambut tahun baru 2014 pihak pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis melalui dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis pastikan ketersedian dan harga barang–barang sembako relatif stabil.
“Untuk ketersedian barang-barang sembako khususnya di kecamatan Mandau dan Pinggir dipastikan tidak terjadi kelangkahan. Bahkan sejumlah
harga sembako seperti cabe perkilonya Rp 35 ribu kini Rp 30 ribu. Selain itu harga daging sapi perkilonya Rp 90 ribu. Ini turun dari harga sebelumnya,”kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Herliyawan, Selasa (17/12).
Ketika disinggung untuk ketersedian dan harga barang- barang sembako dikecamatan Bengkalis belum bisa dipastikan oleh dinas Perindustrian
dan Perdagangan kabupaten Bengkalis. “Dikecamatan Bengkalis belum bisa dipastikan apakah nantinya harga sembako naik atau tidaknya menjelang
natal dan tahun baru 2014”
“Biasanya di Bengkalis sejumlah harga sembako mengalami kenaikan, dan itu terpengaruh dengan hari –hari besar atau ketersediannya sembako
itu minim dibengkalis. Yang jelas untuk sekarang ini harga sembako cabe, telur, daging, beras, minyak, tepung, kacang, bawang dan lainnya
masih relatif stabil,” kata Herliyawan.
Untuk memastikan ketersedian mencukupi dan harga sembako mengalami kenaikan atau tidaknya. “Kita sudah tempatkan sejumlah anggota disetiap dikecamatan guna untuk mencatat harga sembako. Jika harga sembako naik atau tidaknya akan diketahui secepatnya,” tutup Herliyawan. (ias)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

