• Home
  • Ekbis
  • Focus Group Discussion Penelitian KPJU Unggulan UMKM Provinsi Riau 2021

Focus Group Discussion Penelitian KPJU Unggulan UMKM Provinsi Riau 2021

Roni Pratama Senin, 04 Oktober 2021 21:15 WIB
Focus Group Discussion Penelitian KPJU Unggulan UMKM Provinsi Riau 2021
RIAUHEADLINE.COM - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perternakan Kabupaten Bengkalis, menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Penelitian Komunitas Produk Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Riau di Wilayah Kabupaten BengkalisTahun 2021, Senin (04/10/2021) di Aula Rapat Lantai II Kantor Bupati Bengkalis.

Pada saat ini di Kabupaten Bengkalis telah memiliki 20.470 penggiat UMKM, tantangan yang kita hadapi adalah bagaimana para pelaku usaha itu, khususnya yang kategori mikro dapat naik kelas menjadi skala usaha kecil, ujar Bupati Bengkalis yang diwakili Sekretaris Daerah H Bustami saat membuka acara FGD KPJU.

Kemudian lanjutnya, yang skala usaha kecil naik kelas menjadi menengah atau bahkan menjadi skala usaha besar. Artinya kita harus punya basis data yang update, sehingga kita tahu, UMKM mana yang perlu kita dorong, UMKM mana yang mempunyai potensi produknya bisa dipasarkan lebih luas, pasar produk-produk UMKM itu jangan hanya di dalam Kabupaten Bengkalis saja, tetapi harus kita dorong agar bisa tembus ke pasar-pasar regional, nasional atau bahkan eksport. 

“Pengembangan potensi kebijakan perekonomian Kabupaten Bengkalis memang tidak hanya pada pelaku UMKM semata, karena kita juga memiliki potensi lainnya disektor pertanian holtikultura, perkebunan, migas, perikanan, perhubungan, pariwisata dan lainnya sebagai jenis usaha unggulan,” kata Bustami.

Masih menurut Bustami, inovasi serta kolaborasi dari semua stakeholder dan perangkat daerah, agar tujuan pengembangan kebijakan perekonomian, menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi angka kemiskinan dapat kita capai secara bersama-sama. 

“Kepada peserta yang mengikuti FGD ini, agar forum ini benar-benar menjadi forum bermanfaat dalam menggali secara lebih dalam konsepsi komoditas produk dan jenis usaha unggulan sehingga dapat dimengerti secara baik oleh seluruh pemangku kepentingan di kabupaten bengkalis. Dan yang tak kalah pentingnya, kepada perangkat daerah terkait, jadikan hasil kajian KPJU ini sebagai masukan yang berharga untuk pengayaan materi dan substansi pengembangan komoditas unggulan dan produk usaha serta kebijakan ekonomi daerah kedepannya,” pesan Bustami. 

Kabupaten Bengkalis memiliki begitu banyak potensi unggulan yang bisa kita kembangkan. namun potensi-potensi tersebut belum terfocus secara utuh dalam prioritas kebijakan ekonomi. Melalui FGD ini, mudah-mudahan kita mendapatkan gambaran yang lebih jelas, agar lebih focus dalam kebijakan ekonomi, melalui pengembangan komoditas produk dan jenis usaha unggulan, dalam mendukung terciptanya lapangan pekerjaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam rangka mengurangi angkat atau tingkat kemiskinan di Kabupaten Bengkalis, ujar mantan Plt. Kepala badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah.

Kepada kita semua yang hadir, Bustami berharap, kiranya dapat memanfaatkan serta menjadikan momentum FGD penelitian KPJU ini, untuk kita menyatukan persepsi, serta bersinergi atas informasi potensi unggulan yang akan disampaikan, dalam mempercepat akselerasi serta memprioritaskan kebijakan ekonomi melalui pengembangan komoditas unggulan tertentu di Kabupaten Bengkalis. 

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis, H Heri Indra Putra, Plt Kadis Disprindag Zulfan, Eri Cahyadi Kasubbid Pendataan Bappeda, Adita Sadira , M Husni dari BRI, Tarmizi DTPHP, Hari Prasetyo BPS, Narasumber Penelitian Ade Ria Nirmala.
Editor    : Roni Pratama
Tags Berita BengkalisBerita Riau TerkiniPemkab BengkalisUMKMUMUM Provinsi Riau
Komentar