Inseminasi Buatan Pemko Dumai Lahirkan 239 Sapi
Senin, 23 September 2013 14:35 WIB
DUMAI, RIAUHEADLINE.COM- Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) setempat telah mampu mengembangkan program Swasembada Daging Sapi 2014. Hal itu dapat dilihat dari keberhasilan optimalisasi Inseminasi Buatan (IB) dan Instensifikasi Kawin Alam (INKA) pada tahun 2012 yang mencapai 239 ekor Sapi.
Kadisnakkanla kota Dumai, Syafrizal kepada awak media mengatakan, pelaksanaan kegiatan IB ternak sapi merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna. Ini merupakan pilihan utama peningkatan populasi dan mutu genetik sapi. Melalui kegiatan IB, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak.
"Mendukung program ketahanan dan diversifikasi pangan nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia mencanangkan Program Swasembada Daging Sapi 2014. Salah-satu langkah operasional yang ditempuh berupa optimalisasi Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (INKA). Keberhasilan IB berdasarkan evaluasi pada ternak sapi tahun 2012 di Kota Dumai telah lahir anak sapi sejumlah 239 ekor," katanya, Selasa (23/9/13).
Dikatakannya, adapun lokasi yang tersebar di wilayah Sub Pelayanan IB (SP-IB) Kecamatan Dumai Barat, Dumai Selatan, Medangkampai, Sungai Sembilan dan Bukit Kapur. Sementara itu, keberhasilan perlaksanaan IB di Kota Dumai 2013 berdasarkan hasil Pemeriksaan Kebuntingan (PKb) sampai Agustus 2013 telah hamil ternak sapi hasil IB sejumlah 98 ekor.
Bahkan beberapa hari lalu, pihaknya membuka pelatihan ternak sapi potong di pusat kajian peternakkan Sri Pulau, Tanjung Palas, Dumai Timur. Kegiatan IB di Kota Dumai didukung SDM peternakan yang terampil, yang terdiri dari 11 orang Inseminator, 5 petugas PKb dan 2 orang petugas ATR. Mereka siap melayani empat wilayah SP-IB Kota Dumai.
“Bagi masyarakat yang berminat menekuni bidang peternakkan silahkan datang ke pusat kaji terap peternakkan Sri Pulau, bawa keluarga, belajar sambil kreasi. Semuan yang kita lakukan ini guna mendukung suksesnya program pemerintah. Dengan ketekunan menggarap program ini, kami yakini bahwa program swasembada daging sapi terlaksana,” pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

