• Home
  • Ekbis
  • Kepala BI Riau Sebut Maintenance Keuangan Digital Bisa Diatasi

Kepala BI Riau Sebut Maintenance Keuangan Digital Bisa Diatasi

Muhammad Zikri Selasa, 25 Juli 2017 16:56 WIB
PEKANBARU - Keuangan digital untuk mewujudkan masyarakat yang bertransaksi tanpa uang tunai (less cash society) memiliki banyak keuntungan dan resiko. Diantaranya, jaminan keamanan dan maintenance (perbaikan sistem).

Semisal di kota-kota besar yang sudah menerapkan sistem smart card, masyarakat banyak mengeluhkan susahnya bertransaksi karena terkadang ada perbaikan sistem.

Menanggapi hal ini, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, Siti Astiyah berkeyakinan bahwa pihak bank yang akan ditunjuk pemerintah dalam Pekanbaru Smart City tentunya sudah memiliki sistem keamanan tersendiri.

"Kalau maintenance pasti sudah ada hari-hari tertentunya, tidak setiap hari. Dan ini perlu sistem teknologi ya. Pihak bank pasti sudah ada prosedurnya tersendiri," kata Siti ketika ditemui usai menjadi pembicara dalam diskusi ekonomi yang ditaja oleh Forjuri di Hotel Premier Pekanbaru, Selasa (25/7/2017).

Dibandingkan dengan risiko maintenancenya, lanjut Siti, manfaat smart card jauh lebih banyak. 

Diantaranya, praktis karena tidak perlu membawa banyak uang tunai dan akses lebih luas karena dapat meningkatkan akses masyarakat ke sistem pembayaran.

Bahkan, ini dapat menciptakan tranparansi transaksi membantu usaha pencegahan dan identifikasi kejahatan kriminal.

"Selain memberikan kemudahan bertansaksi bagi masyarakat, Pekanbaru Smart Card yang kami dorong ini sekaligus untuk mendukung upaya pemerintah menuju ekonomi digital," tandasnya.

(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags MaintenancePemko PekanbaruSmart Card
Komentar