Miris, Pelayanan RSUD Siak Belum Maksimal
Selasa, 01 Oktober 2013 20:19 WIB
SIAK, RIAUHEADLINE.COM- Masyarakat Siak belum sempurna merasakan biaya pengobatan gratis dan pelayanan kesehatan prima, karena pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak banyak yang harus membeli obat ke apotek dan mengeluarkan uang untuk membeli obatnya.
Diketahui bahwa RSUD Siak tidak banyak menyediakan obat-obat yang diperlukan masyarakat, apalagi obat-obatan tersebut termasuk banyak digunakan. Informasi yang dirangkum dilapangan bahwa, sesuai dengan fakta dan bukti surat salinan resep obat yang diberikan doter RSUD Siak banyak menumpuk di salah satu Apotek di Jalan Raja Kecik Siak.
Dan obat-obat tersebut diantaranya yakni Banyaknya masyarakat Kabuapaten Siak yang harus mengeluarkan uang untuk biaya berobat karena obat Urinten untuk gangguan kantong kenih, Sirup lavipet untuk batuk dan radang tenggorokan, Amobiotik untuk anti biotik anak, Betaistin, Betason N untuk salap kulit, Hyalid sakit mata, dan Otilon untuk inveksi telingga.
Keterangan penjual obat yakni berinisial H, kepada sejumlah media bahwa banyak pasien yang datang dengan surat salinan itu untuk membeli obat, Senin (30/9/13) lalu belasan surat salinan diterima dan obatnya tergolong penyakit yang tidak langka atau sering digunakan masyarakat diantaranya obat batuk atau radang tenggorokan, antibiotik, dan obat kulit.
"Memang rata-rata, pasien yang datang ke sini (Apotek) banyak yang membawa surat salinan resep dari dotekter untuk membeli obat-obat yang diperlukan pasien bang," ujar H penjual obat di salah satu apotek.
Untuk menanggapi hal tersebut, riauterkini.com mencoba untuk mengklarifikasikannya ke Direktur RSUD Siak Ulfa Hanum, ternyata ia sangat sibuk dan belum bisa melayani hal tersebut dan mengarahkannya ke Kabid Pelayanan dan ternyata ia juga tidak ditempat.
Sementara itu Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal, menanggapi keterbatasan obat-obatan di RSUD Siak tersebut mengatakan kepada riauterkini.com bahwa, untuk kesehatan khususnya pelayanan pengobatan gratis cukup diprioritaskan dan termasuk anggarannya karena hal itu masuk dalam visi dan misi Kabupaten Siak.
"Masak iya! Untuk pelayanan berobat gratis ini cukup di prioritaskan dan itu sesuai dengan visi dan misi kita, jd kita berharap pihak RSUD Siak agar melakukan pengecekan ulang dan kita akan tanyakan hal itu," terang Ketua DPRD Siak. (rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

