• Home
  • Ekbis
  • Permintaan Elpiji 12 Kg Terus Meningkat di Dumai

Permintaan Elpiji 12 Kg Terus Meningkat di Dumai

Jumat, 14 November 2014 18:13 WIB
DUMAI : Permintaan elpiji ukuran 12 kilogram di Kota Dumai, Riau, mengalami peningkatan sekitar 30 persen sejak pemerintah berencana menaikkan harga BBM premium bersubsidi, ujar sejumlah agen resmi penyedia gas LPG 12 kilogram di daerah itu.

Direktur PT Nur Sembilan Baruada Badaruzzaman di Dumai, Jumat, menyatakan bahwa permintaan konsumen elpiji ini sudah terjadi dalam sebulan terakhir dengan rata-rata mencapai 300 hingga 350 tabung per hari.

"Permintaan elpiji kapasitas 12 kilogram mulai meningkat sejak isu rencana kenaikan harga bahan bakar tahun ini semakin menguat," katanya kepada pers, Jumat (14/11/14).

Menurut dia, lonjakan penjualan gas ini diantisipasi juga dengan menambah stok agar tidak mengalami kendala dan kelangkaan di tengah masyarakat dengan cara menambah pasokan.

Dalam penjualan sebulan, lanjutnya, gas LPG 12 Kg yang dijual seharga Rp119.500 hingga Rp120.000 per tabung sampai ke rumah pelanggan tersebut bisa mencapai sekitar 8.680 tabung.

"Kita terus menyiasati agar stok persediaan gas elpiji ini aman dan tidak terputus untuk kebutuhan yang sebagian besar dari kalangan masyarakat menengah ke atas dan pelaku home industri," jelasnya.

Terkait isu kenaikan harga BBM, pihak keagenan penyedia gas elpiji 12 Kilogram akan mengantisipasi dampak dengan berkordinasi bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) setempat.

Dia memprediksi naiknya harga BBM otomatis akan mempengaruhi harga jual elpiji karena bertambah biaya operasional armada mobil pengangkutan yang setiap hari beroperasi memenuhi permintaan masyarakat.

"Selain biaya operasional bertambah sekitar Rp100 per tabung, kita juga harus melakukan penyesuaian upah pekerja karena kenaikan BBM ini diyakini akan mempengaruhi harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasaran," terang dia. 

(dul/dul)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar