Produksi Daging Sapi di Kabupaten KamparTerus Meningkat
Rabu, 02 April 2014 09:23 WIB
BANGKINANG - Produksi daging sapi Kabupaten Kampar terus meningkat. Dari yang tadinya hanya sekitar 536.864 kilogram di tahun 2012, naik hampir tiga kali lipat di tahun 2013, menjadi sekitar 1,5 juta kilogram. Hanya saja, kenaikan ini tidak signifikan bila dibikin dalam bentuk persentasi.
Sebab kebutuhan daging Kabupaten Kampar di tahun 2012 sekitar 1,53 juta kilogram meningkat tajam pula menjadi 3,3 juta kilogram setahun kemudian.
“Jadi kalau dibikin persentasi. Kenaikan produksi daging sapi kita dari 2012 ke 2013 hanya sekitar 11,2 persen. Tahun 2012 sekitar 35 persen dan tahun lalu sekitar 46,2 persen,” terang Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Nurhasani, Selasa (1/4/14).
Tidak signifikannya kenaikan persentase pemenuhan kebutuhan daging tadi, kata Nurhasani, lantaran pertumbuhan penduduk dan kebutuhan masyarakat akan sapi terus meningkat. “Dari angka itu sebenarnya kita bisa berasumsi bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kampar semakin baik,” ujarnya.
Cerita Nurhasani, populasi sapi potong di Kabupaten Kampar cenderung naik dari tahun ke tahun. Tahun 2011, populasi masih di angka 23 ribuan ekor. Setahun berikutnya menjadi 27 ribuan dan tahun 2013 sudah di angka 31 ribuan ekor.
Pertumbuhan populasi sapi tadi kata Nurhasani masih akan terus meningkat. Dan bisa jadi akan lebih signifikan. “Kami belum bisa memperkirakan persentasinya berapa.
Yang pasti saat ini, keinginan masyarakat untuk beternak sapi kian tinggi. Lalu, petugas lapangan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan pun terus berjibaku di lapangan untuk meminimalisir kematian sapi,” ujarnya.
Orang lapangan kata Nurhasani juga terus mengkampanyekan supaya masyarakat tidak menjual sapi betina. Kecuali kalau sapi betina itu sudah tak produktif lagi. “Kita sengaja mengkampanyekan itu, agar populasi sapi terus bertambah dari hasil pengembangbiakan sapi betina tadi,” katanya.
Dan tahun ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar sudah ancang-ancang mendatangkan indukan sapi sekitar 1200 ekor. Sebanyak 965 betina, sisanya jantan. “Sapi itu nanti akan dipelihara oleh kelompok peternakan yang ada di berbagai kawasan di Kabupaten Kampar,” terangnya.
Bupati Kampar Jefry Noer minta supaya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memberikan penyuluhan dan pendampingan terhadap para peternak sapi yang ada di seluruh pelosok Kabupaten Kampar.
“Kalau mereka didampingi dan terus disemangati, insya allah hasil ternak mereka akan jauh lebih baik. Dan kalau mau menambah indukan, saya minta supaya indukan itu berumur lebih dari setahun. Biar tak terlalu lama memelihara hingga dia beranak,” ujarnya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

