Rafjon Yahya Mengaku tak Lagi Dirut Bank Riau Kepri
Kamis, 19 Desember 2013 12:23 WIB
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Bank Riau-Kepri terpilih saat RUPS beberapa waktu lalu, Rafjon Yahya mengaku bahwa dirinya tak lagi menjadi Direktur Bank Riau-Kepri.
Dengan dalil berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (BI), sudah melewati batas waktu yang ditentukan karena tak kunjung dilantik sehingga secara otomatis batal.
"Memang benar, saya tidak lagi Direktur utama Bank Riau-Kepri, tapi bukan dibatalkan. Tapi karena tidak dilantik sampai 3 Desember lalu atau enam bulam setelah dinyatakan lulus fit and propertest dari BI, maka otomatis itu tidak bisa dilanjutkan," kata Rafjon saat dikonfirmasi terkait pembatalan dirinya sebagai Dirut Bank Riau-Kepri.
Rafjon mengaku, bahwa sebelumnya dirinya pernah disurati BI untuk mengingatkan akan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan sebagai Dirut Bank Riau-Kepri. Sementara dirinya juga belum dilantik menjadi Dirut Bank Riau-Kepri.
"Sebelum batas waktunya berakhir kemarin, saya sudah diingatkan BI soal pelantikan yang belum dilaksanakan hingga akhirnya masa waktunya berakhir," ungkapnya.
Ditambahkan Rafjon, selain tak kunjung adanya pelantikan sebagai Dirut Bank Riau-Kepri. Salah satu penyebabnya adalah proses dirinya keluar dari Bank Mandiri cukup panjang dan memerlukan waktu panjang. Hal ini disebabkan jabatan dirinya di bank BUMN tersebut cukup strategis dan hampir 31 tahun mengabdi di salah satu bank terbaik di Indonesia itu.
"Sebenarnya bukan karena tak kunjung dilantik, tapi masalah utamanya proses keluar dari Bank Mandiri tidak mudah dan prosesnya ternyata memerlukan waktu lama untuk bisa keluar dari Bank Mandiri," terangnya.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

