Walikota Dumai Minta Penyaluran Dana UEK-SP Tepat Sasaran
Kamis, 12 Desember 2013 16:35 WIB
DUMAI - Perkembangan dana UEK SP meningkat tajam, dari Rp 16,5 Milyar meningkat menjadi Rp.75,78 Milyar dengan jumlah pemanfaat sebanyak 9.457 orang. Walikota berharap dana UEK disalurkan tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu.
'Dana Usaha Ekonomi Kerakyatan (UEK) yang disalurkan Pemerintah kepada Masyarakat (Pemanfaat) melalui Pengurus UEK di setiap Kelurahan harus tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu untuk modal usaha,' demikian disampaikan Walikota Dumai H. Khairul Anwar menanggapi pertumbuhan dana UEK SP yang sangat pesat dari tahun ketahun.
Walikota berharap program tersebut mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Dumai dalam upaya menekan angka kemiskinan.
Kepada Pengelola dana UEK, dituntut mampu mengelola dana tersebut dengan baik dan benar, seperti menyalurkan dana UEK tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu agar dananya terus bergulir untuk modal usaha bagi wira usaha menegah kebawah.
Dijelaskan Walikota, yang dimaksud dengan tepat sasaran, dana UEK diberikan kepada Masyarakat kurang mampu sebagai modal usaha, bukan diberikan kepada Masyarakat yang sudah mapan.
Tepat guna, menyalurkan dana UEK SP untuk modal usaha dan bukan untuk memenuhi kebutuhan Konsumtif, seperti untuk membeli TV, Kulkas dan bukan untuk memenuhi kebutuhan lain, tetapi dana tersebut benar-benar digunakan sebagai modal usaha untuk meningkatkan Perekonomian.
Tepat Waktu, Pemanfaat dana UEK harus mengembalikan pinjaman tepat waktu sesuai perjanjian, tujuannya agar dana UEK dapat terus bergulir agar Pemanfaat lainnya bisa menikmati dana tersebut.
'Disinilah peran penting pengelola dana UEK untuk menghindari terjadinya kredit macet, karena apabila itu terjadi, dana UEK tidak akan bergulir seperti yang kita harapkan,' pesan Walikota.
Menurut Walikota, salah satu program prioritas Pemko Dumai adalah sehat ekonomi yang dimulai dari membangun ekonomi berbasis kerakyatan tujuannya untuk kesejahteraan Masyarakat.
Oleh karena itu, Pemerintah melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Pemberdayaan Masyarakat bertekad membangun Perekonomian kerakyatan dengan cara mengajak Masyarakat menjadi Wirausaha. Selain dapat mengentaskan kemiskinan, tumbuhnya wirausaha baru akan berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan baru.
'Dan sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan, Pemerintah terus mensuport tumbuhnya wirausaha baru, baik berupa pemberian modal melalui dana UEK hingga memberikan pelatihan serta pendamping agar wirausaha mampu mengembangkan usahanya. Dan semua itu, lanjutnya dilakukan semata-mata untuk kepentingan Masyarakat agar Masyarakat Dumai hidup Sejahtera,' pungkasnya.
Ditempat terpisah, kepala Dinas Koperasi, UKM dan pemberdayaan Masyarakat kota Dumai, H. Hendra Usman di ruang kerjanya mengatakan bahwa perkembangan dana UEK SP meningkat tajam, dari Rp 16,5 Milyar meningkat menjadi Rp 75,78 Milyar dengan jumlah pemanfaat sebanyak 9.457 orang.
'Program UEK SP merupakan budget sharing antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Kota Dumai dengan cara menyalurkan dana bergulir Rp. 500 juta ke 33 Kelurahan di kota Dumai dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara memberikan modal usaha bagi wirausaha,' ujarnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

