Suzuki Adakan Coaching Clinic dan Senam Sehat Berhadiah
Sabtu, 18 Oktober 2014 15:27 WIB
PEKANBARU - Tidak hanya akan meluncurkan dua produknya, Suzuki APV New Luxury dan Karimun Wagon R-GS pada 18 Oktober nanti, akhir pekan ini maindealer Suzuki Riau, Sejahtera Buana Trada (SBT) juga bakal memanjakan customernya lewat kegiatan senam sehat berhadiah, Ahad (19/10/14) mendatang.
Dipusatkan di showroom Suzuki Jalan SM Amin Nomor 89 Pekanbaru, senam sehat berhadiah tersebut tidak terbatas hanya kepada pemilik mobil Suzuki, tetapi dapat diikuti oleh semua usia dan semua kalangan.
"Nantinya kami menyediakan makanan gratis serta doorprize kepada semua peserta. Jadi selain membuat tubuh segar dan sehat, peserta yang ikut bisa membawa pulang banyak hadiah," ujar Sales Head Suzuki SM Amin Doddy Tanjung, kemarin.
Kemudian diwaktu yang sama pihaknya juga bakal menyelenggarakan Coaching Clinic. Sama halnya seperti senam sehat tersebut, menurut Doddy, Coaching Clinic ini nantinya dapat diikuti oleh masyarakat umum dan tidak terbatas hanya bagi pengguna Suzuki.
Kegiatan ini disupport pula oleh Ertiga Club Indonesia (ERCI) dan menghadirkan pembicara dari Suzuki Jakarta yang telah menguasai seluk beluk perawatan kendaraan.
"Melalui kelas ini, masyarakat akan mendapatkan tips-tips dan cara perawatan kendaraan yang benar. Mulai dari garansi kendaraan, hal-hal yang menyangkut teknis kendaraan dan hal bermanfaat lainnya. Bahkan peserta akan mendapatkan pula voucher service untuk diskon perawatan kendaraan serta hadiah-hadiah menarik," tutupnya.***(gas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

