• Home
  • Hukrim
  • BAK-LIPUN Minta Penegak Hukum Tangani Kasus Korupsi Disdik Bengkalis

BAK-LIPUN Minta Penegak Hukum Tangani Kasus Korupsi Disdik Bengkalis

Jumat, 31 Juli 2015 11:21 WIB
BENGKALIS - Badan Anti Korupsi-Lembaga Investigasi Penyalahgunaan Uang Negara (BAK-LIPUN) Kabupaten Bengkalis, meminta pada penegak hukum untuk serius menangani dugaan korupsi di Disdik Bengkalis.

Sekretaris BAK LIPUN Bengkalis, Wan Sabri, mengatakan sejumlah Item kegiatan yang dicurigai terdapat unsur korupsi dan diduga tidak sesuai spek. "Seperti  pengadaan jaringan wifi pendidikan tingkat SD dibeberapa titik Sekolah di Kabupaten Bengkalis, juga diduga tidak sesuai spek," katanya.

Ia mengatakan, setelah jaringan wifi diresmikan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh tahun 2013 lalu, yang berlokasi di sekolah dasar (SD) 14 Bengkalis jalan Kelapapati Laut, sampai saat ini tidak dapat dioperasionalkan, anggaran pun mencapai Milyaran Rupiah.

"Selain itu, ada dana bantuan honor guru swasta se Kabupaten Bengkalis, yang diduga di sunat mencapai 50 persen, lantaran kwitansi yang ditanda tangani mencapai Rp. 3 juta rupiah, tapi yang diterima pada guru honor swasta hanya Rp. I juta lebih," katanya.

Dijelaskannya, pihak¿ Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, saat ini tengah mengusut dugaan korupsi proyek gedung SMA Unggulan Bengkalis tahun 2014 yang dimenangkan PT Penampi Windu Sentosa¿, di Wonosari Tengah, dan telah memanggil Kadisdik Bengkalis Herman Sani untuk dimintai keterangan beberapa bulan lalu.

Untuk itu, ia berharap kejaksaan tinggi riau segera dan serius menangani  dugaan korupsi yang ada di Disdik Bengkalis.

"Informasi yang telah saya himpun, dari proyek gedung SMA Unggulan Bengkalis yang melalui program peningkatan fasilitas sarana dan prasarana Disdik Bengkalis, dengan pagu anggaran mencapai Rp11.278.659.000 yang diduga mar-up dan kontruksi bangunan diduga tidak sesuai spek, " ujar Wan Sabri lagi.

Sementara itu, Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh mengatakan bahwa Kepala dinas pendidikan Bengkalis Herman Sani telah mengundurkan diri. "Dia sudah mengundurkan diri sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Bengkalis," kata Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dalam keterangannya di Bengkalis, Kamis.

Menurut dia, Herman Sani juga sudah melapor kepadanya terkait pencalonan sebagai calon bupati Rokan Hilir. "Beliau (Herman Sani) sudah memberitahu saya soal pencalonannya sebagai bupati Rohil. Jadi, apapun keputusan pak Herman, kita hormati," pungkasnya.

(rdk/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Korupsi
Komentar