Bunyi Ledakan, Pujasera Pangkalan Kerinci Ludes Terbakar
Kamis, 13 Maret 2014 12:03 WIB
PEKANBARU - Kesibukan para pengelola kantin di pusat jajan serba ada atau Pujasera Pangkalan Kerinci di Jalan Maharaja Indra mempersiapkan hindangan makan siang berubah kepanikan, Kamis (13/3/14).
Mendadak muncul kobaran api sangat besar setelah terdengar suara ledakan cukup keras. Seketika saja para pemilik kantin dan pengunjung panik lari berhamburan untuk menyelamatkan diri.
Musibah yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tak banyak memberikan kesempatan bagi pemilik kios. Hanya sebagian dari mereka sempat menyelamatkan barang dagangan. Selebihnya, ludes diamuk kobaran api.
Menurut seorang saksi mata, Parijo yang tinggal tak jauh dari Pujasera. Ia mendengar suara ledakan cukup keras. Diduga berasal dari tabung gas. Setelah itu langsung muncul kobaran api sangat besar.
"Ada suara ledakan cukup kuat. Setelah itu api langsung membesar sisi bangunan di Pujasera ini bang," ungkap seorang saksi mata yang juga pelanggan Pujasera kepada wartawan.
Material kantin yang hampir seluruhnya terbuat dari kayu, baik berupa broti maupun triplek membuat api seolah mendapat bahan bakar. Sehingga kobarannya terus membesar. Hanya dalam waktu sekitar tigapuluh menit, seluruh bangunan yang cukup besar tersebut ludes.
Ketika bangunan sudah ludes, barulah datang beberapa mobil pemadam kebakaran. Dari Pemkab Pelalawan dan dari PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP).
Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti musibah kebakaran tersebut. Demikian juga mengenai total kerugian yang ditimbulkannya. Aparat kepolisian dan petugas pemadam melakukan pemadaman insiden kebakaran.***(feb)
Mendadak muncul kobaran api sangat besar setelah terdengar suara ledakan cukup keras. Seketika saja para pemilik kantin dan pengunjung panik lari berhamburan untuk menyelamatkan diri.
Musibah yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tak banyak memberikan kesempatan bagi pemilik kios. Hanya sebagian dari mereka sempat menyelamatkan barang dagangan. Selebihnya, ludes diamuk kobaran api.
Menurut seorang saksi mata, Parijo yang tinggal tak jauh dari Pujasera. Ia mendengar suara ledakan cukup keras. Diduga berasal dari tabung gas. Setelah itu langsung muncul kobaran api sangat besar.
"Ada suara ledakan cukup kuat. Setelah itu api langsung membesar sisi bangunan di Pujasera ini bang," ungkap seorang saksi mata yang juga pelanggan Pujasera kepada wartawan.
Material kantin yang hampir seluruhnya terbuat dari kayu, baik berupa broti maupun triplek membuat api seolah mendapat bahan bakar. Sehingga kobarannya terus membesar. Hanya dalam waktu sekitar tigapuluh menit, seluruh bangunan yang cukup besar tersebut ludes.
Ketika bangunan sudah ludes, barulah datang beberapa mobil pemadam kebakaran. Dari Pemkab Pelalawan dan dari PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP).
Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti musibah kebakaran tersebut. Demikian juga mengenai total kerugian yang ditimbulkannya. Aparat kepolisian dan petugas pemadam melakukan pemadaman insiden kebakaran.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

