Demo Melawan Lupa, JSKK Riau Tuntut Penuntasan Kasus HAM
Kamis, 24 April 2014 18:26 WIB
PEKANBARU - Enam orang yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadian (JSKK) menggelar aksi, melawan lupa. Dalam aksi tersebut, mereka memampangkan foto-foto korban pelanggaram Hak Azasi Manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia.
Diantaranya, korban Talang Sari Lampung yang 1989 silam, kemudian kasus Tanjung Priok, Semanggi I dan II, Trisakti hingga kasus pembunuhan Munir yang sampai sekarang belum jelas siap aktor pembunuhnya.
"Tujan kita melawan lupa, pelanggaran HAM atas apa yang telah terjadi tragedi Tanjung Priok, Talang Sari (Lampung), Semanggi I dan II, Trisakti terus pelanggaran HAM 65 Termasuk penghilangan aktifitas pada asa orde baru pembunuhan Munir tak pernah tuntas. Ini tujuan kita aksi sore ini, melawan lupa," kata Palti, Rabu (24/4/14) sore.
Aksi yang digelar di depan kantor gubernur, berharap, masyarakat terutama penggiat HAM agar bersama-sama melawan lupa. Kemudian juga diharapkan mampu membuka kembali memori kelam pelanggaran HAM yang dilakukan pihak tertentu, yang sampai saat ini tak pernah selesai.
Jerita keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya tak pernah dianggap. Pada hal, pelanggaran yang terjadi saat itu merupakan satu peristiwa pahit yang harus di hadapi, khususnya korban dan keluarga yang mengalaminya.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

