• Home
  • Hukrim
  • Heboh, Pekerja Asal Cina Gunakan Seragam Mirip TNI di Kampar

Heboh, Pekerja Asal Cina Gunakan Seragam Mirip TNI di Kampar

Hadi Pramono Minggu, 24 Desember 2017 13:55 WIB
KAMPAR - Seorang pria asal negara Cina ditemukan di wilayah Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, memakai seragam persis dengan seragam loreng TNI. Temuan tersebut membuat heboh di media sosial (medsos), Sabtu (23/12) kemarin.

Awalnya, salah satu warga tempatan melihat seorang pria asal Cina mengenakan seragam menyerupai seragam TNI sedang belanja di Pasar Ulul Al-Bab di Siak Hulu. Kemudian di-posting oleh beberapa akun Facebook, lalu viral.

Terkait hal itu, Polsek Siak Hulu bersama TNI AD setempat melakukan koordinasi untuk meminta keterangan pria Cina tersebut.

Kapolsek Siak Hulu, Kompol Vera Taurensa, dikutip dari riauaktual.com, menanggapi bahwa pria itu bernama Tan Jianwu kelahiran 22 September 1980 warga negara RRC.

"Yang bersangkutan bukan tentara, melainkan pekerja legal disalah satu perusahaan yg berada di Siak Hulu," tulis Vera di halaman akun Facebooknya.

Dia mengatakan, pria asal Cina tersebut beralamat di Jalan Raya Pasir Putih KM 6,5 Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Pria itu bekerja sebagai mechanical engineer dengan nomor Pasport G47974652.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Danramil 06 Siak Hulu, Kapten Hadi Prayetno, terkait adanya postingan di Facebook yang mengupload foto seorang warga Cina berpakaian menyerupai seragam militer tersebut," kata Vera.

Pada pukul 15.00 WIB kemarin, Kapolsek Siak Hulu berkoordinasi dengan Danramil 06 Siak Hulu untuk bersama-sama menjumpai WNA etnis cina tersebut di PT RPS untuk mengecek langsung kebenaran informasi tersebut.

Pukul 16.00 WIB, Kapolsek Siak Hulu Kompol Vera Taurensa didampingi Ps Panit Intel beserta Danramil 06 Siak Hulu Kapten Hadi Prayetno dan 2 orang anggota Koramil tiba di lokasi PT RPS.

Dari hasil keterangan Humas PT RPS, Zheng Guo Ren, menerangkan bahwa yang mengenakan pakaian menyerupai seragam TNI ini memang benar adalah karyawan di perusahaan tersebut.

"Yang bersangkutan mengaku membeli baju tersebut sewaktu dia masih berada di negaranya (Cina) melalui internet seharga 60 dolar atau sekitar Rp120 ribu. Dia mengaku tidak mengetahui bahwa baju tersebut menyerupai seragam TNI yang dilarang dipakai selain anggota TNI. Baju tersebut digunakan Tan Jianwu sehari-hari di lokasi kerja," sambung Vera.

Sementara itu, Danramil 06 Siak Hulu, Hadi meminta kepada Humas PT RPS untuk melarang karyawannya mengunakan pakaian menyerupai seragam TNI baik di lingkungan perusahaan maupun saat keluar.

(rac/rdk)
Tags Naker AsingPolres Kampar
Komentar