Kantor Desa Semunai Disegel Warga Anti Kepala Desa
Senin, 13 Oktober 2014 12:01 WIB
PINGGIR - Mosi tak percaya terhadap Kepala Desanya, Suwadi, ratusan masyarakat Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Bengkalis berang dan melakukan penyegelan kekantor pelayanan publiknya, Senin (13/10/14).
Tidak hanya melakukan orasi dengan sejumlah bentangan spanduk dan karton, ratusan masyarakat dari kalangan ibu-ibu membawa anak juga tak mau kalah melantangkan suaranya.
"Sudah hampir empat tahun Kades Suwadi duduk disini, tapi apa yang bisa dibuatnya, hak-hak masyarakat justru terampas," ujar salah seorang warga dengan berapi-api.
Koordinator aksi demo masyarakat, Umar B mengatakan bahwa aksi yang dilakukan masyarakat cukup beralasan, selain Kades yang tersangkut dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 2,4 Milliar, kades juga jarang berada ditempat melayani masyarakat.
"Kami tidak sudi lagi mengakui suwadi sebagai kades, kami juga minta kepada pihak terkait agar segera memecat dan menangkap Suwadi ini demi kepentingan masyarakat banyak," pintanya.
Ditempat terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) saat ditemui hanya pasrah dengan aksi protes masyarakatnya." Ini murni aspirasi dari masyarakat khususnya sakai. Saya hanya dapat menerima aspirasi mereka dan segera akan saya sampaikan ke Kades dan Camat," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan masyarakat yang telah terbakar emosi itu melanjutkan aksi mereka dengan menyerahkan kunci Kantor Desa kepada Camat Pinggir.***(hen)
Tidak hanya melakukan orasi dengan sejumlah bentangan spanduk dan karton, ratusan masyarakat dari kalangan ibu-ibu membawa anak juga tak mau kalah melantangkan suaranya.
"Sudah hampir empat tahun Kades Suwadi duduk disini, tapi apa yang bisa dibuatnya, hak-hak masyarakat justru terampas," ujar salah seorang warga dengan berapi-api.
Koordinator aksi demo masyarakat, Umar B mengatakan bahwa aksi yang dilakukan masyarakat cukup beralasan, selain Kades yang tersangkut dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 2,4 Milliar, kades juga jarang berada ditempat melayani masyarakat.
"Kami tidak sudi lagi mengakui suwadi sebagai kades, kami juga minta kepada pihak terkait agar segera memecat dan menangkap Suwadi ini demi kepentingan masyarakat banyak," pintanya.
Ditempat terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) saat ditemui hanya pasrah dengan aksi protes masyarakatnya." Ini murni aspirasi dari masyarakat khususnya sakai. Saya hanya dapat menerima aspirasi mereka dan segera akan saya sampaikan ke Kades dan Camat," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan masyarakat yang telah terbakar emosi itu melanjutkan aksi mereka dengan menyerahkan kunci Kantor Desa kepada Camat Pinggir.***(hen)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

