• Home
  • Hukrim
  • Penangkapan 61 WNA Bangladesh Sempat Mendapat Perlawanan

Penangkapan 61 WNA Bangladesh Sempat Mendapat Perlawanan

Jumat, 19 Agustus 2016 22:32 WIB
DUMAI - Penangkapan 61 warga negara asing (WNA) Bangladesh tanpa mengantongi identitas resmi oleh petugas Imigrasi Klas II B Dumai sempat mendapatkan perlawanan.

Kepala Imigrasi Klas II B Dumai, Zulkifli mengatakan, penangkapan imigran gelap ini dilakukan di Jalan Garuda, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Jumat (19/8/16).

"Benar kita berhasil mengamankan 61 WNA Bangladesh tanpa dokumen resmi. Penangkapan kita lakukan atas informasi dari warga. Penangkapan tadi mendapat perlawan," katanya.

Perlawanan yang dimaksud adalah, mobil petugas Imigrasi Dumai yang digunakan untuk melakukan penangkapan ditabrak oleh mobil yang ditumpangi para imigran gelap tersebut.

"Usai menabrak mobil patroli kami, ada beberapa orang berhasil melarikan diri. Saat ini 61 orang WNA Bangladesh telah berhasil kita amankan dan tengah menjalankan pemeriksaan," katanya.

Disebutkannya juga, motif dan tujuan keberadaan WNA Bangladesh di Kota Dumai belum diketahui, dan pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Imigrasi Wilayah Riau.

"Kita belum mengetahui motifnya terkait 61 warga negara Bangladesh ini ke Dumai. Yang jelasnya meraka sudah kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan," jelasnya.

Sebagai data tambahan, petugas Imigrasi Klas II B Dumai berhasil mengamankan 61 warga negara asing Bangladesh di Jalan Garuda, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur.

Penangkapan sendiri dilakukan di salah satu rumah warga sekitar pukul 12.30 WIB. Dimana pada penangkapan, 61 WNA Bangladesh itu sedang menunggu tekong dan rencanan akan melanjutkan perjalanan menuju Malaysia.

Informasi yang berhasil dirangkum riauheadlinecom, penangkapan secara langsung di pimpin Kasi Intel Imigrasi Klas II B Dumai, Kuswinarno dan kini 61 WNA Bangladesh tanpa dokumen resmi itu sudah diamankan di Kantor Imigrasi Dumai.

Menurut salah satu petugas yang tergabung dalam Tim Pemantau Orang Asing (Pora) Imigrasi mengatakan, bahwa saat ini keberadaan tekong yang membawa imigran gelap menuju Malaysia dalam pengejaran petugas.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Imigrasi
Komentar