• Home
  • Hukrim
  • Polresta Pekanbaru Berhasil Tangkap Lima Kawanan Rampok Bersenpi

Lima Tersangka Terpaksa Ditembak

Polresta Pekanbaru Berhasil Tangkap Lima Kawanan Rampok Bersenpi

Rabu, 02 September 2015 16:48 WIB
Aparat Polresta Pekanbaru terus bertindak tegas terhadap rampok bersenjata api. Enam ditangkap, hanya seorang yang tidak ditembak. Ke enam rampok itu diantaranya Gito alias Aditya warga asal Palembang, Apri asal Pariaman, Toni asal Palembang, Edi Susanto
PEKANBARU - Mengawali bulan September 2015, Polresta Pekanbaru langsung bikin gebrakan mengungkap komplotan perampok bersenjata api. Enam tersangka berhasil diringkus dan lima orang diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melawan. 

Dari penangkapan tersebut, petugas juga menyita barang bukti sepucuk revolver warna hitam lengkap beserta 10 butir peluru. Demikian penegasan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Aries Syarief Hidayat didampingi Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto, Rabu (2/9/15). 

"Para tersangka ini merupakan komplotan curas dengan modus operandi menodongkan senpi dan merampas harta benda korbannya. Lima orang terpaksa kita tembaki kedua kakinya karena melawan dan membahayakan anggota kita yang melakukan penangkapan," katanya. 

Aries menuturkan, keenam penjahat jalanan sadis tersebut yaitu Gito alias Aditya warga asal Palembang, Apri asal Pariaman, Toni asal Palembang, Edi Susanto asal Palembang, Feri asal Pariaman dan Sukar asal Palembang. Masing-masing tersangka dibekuk di dua lokasi berbeda. 

Awalnya, sambung Aries, pihaknya lebih dulu meringkus Gito alias Aditya di kediamannya, Jalan Kembang Harapan, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (2/9/15) dinihari. Menurutnya, diawal penangkapan itulah, ditemukan barang bukti senpi rakitan jenis revolver lengkap dengan 10 butir peluru. 

Namun ketika penangkapan tersebut, Gito melawan dan mencoba kabur. Polisi pun langsung bertindak tegas dan melumpuhkannya dengan timah panas. Bahkan tidak hanya itu, istri tersangka sempat pula mengelabui polisi dan berupaya menghilangkan barang bukti dengan cara membuangnya. 

Beruntung, upaya tersebut bisa digagalkan petugas dan istri yang bersangkutan ikut diamankan polisi ke Mapolresta Pekanbaru. Kemudian pihaknya mengambangkan kasus ini dan berhasil menangkap lima kawanan penjahat lainnya di Perumahan Pandau Permai, Jalan Purnama Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.

"Kita lalu melakukan pengembangan dan dua jam kemudian, pukul 03.00 WIB dinihari, kita kembali berhasil menangkap lima tersangka lainnya, Feri, Apri, Edi Susanto, Toni serta Sukar. Kelima tersangka ini kita tangkap di Perum Pandau Permai, Kampar," papar Aries menceritakan rentetan penangkapan komplotan perampok bersenpi. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Bimo Ariyanto menambahkan, dari seluruh tersangka yang ditangkap, Gito alias Aditya adalah dalang utama dibalik setiap aksi kejahatan curas yang mereka lakukan. Kelima tersangka tersebut merupakan rekan dekat tersangka Gito, sang otak pelaku utama.

"Dia (Gito) dalang utamanya. Senpi revolver itu juga miliknya. Terakhir komplotan mereka melakukan perampasan sepeda motor di Stadion Utama Riau. Korbannya ditodong dan dipukul pakai gagang senpi. Penangkapan ini merupakan kerja keras kita dalam mengungkap kejahatan di wilayah Pekanbaru," bebernya. 

Masih menurut Bimo, komplotan tersebut pernah juga melakukan aksi curanmor di 3 TKP Pekanbaru, Jalan Utama, Jalan Air Dingin dan Jalan Garuda Sakti. Dari keenam tersangka, Feri adalah penadahnya. Sisanya ada yang berperan sebagai eksekutor, pengintai calon korban dan lain sebagainya. 

"Selain sepucuk revolver, kita amankan pula barang bukti lain berupa dua unit sepeda motor Mio, satu unit motor Honda Beat, sebuah kunci T dan 5 unit handphone berbagai merk. Terhadap tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP, 363 KUHP dan 480 KUHP, sesuai perbuatan mereka masing-masing," tutupnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Perampokan
Komentar