Punya 16 Kapal Patroli, Polda Riau Kewalahan Awasi Perairan
Senin, 11 April 2016 14:25 WIB
PEKANBARU - Memiliki pantai sepanjang 300 mil membuat Kepolisian Daerah (Polda) Riau kewalahan mengawasi masuknya barang ilegal dari negara tetangga, seperti sabu-sabu dan pil ekstasi. Apalagi selama ini, Polda Riau hanya memiliki 16 kapal patroli.
"Riau itu memiliki pantai yang luas sekitar 300 mil ke laut, sementara kapal yang dimiliki Polda hanya 16," sebut Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Supriyanto kepada wartawan di Subdit Gakkum Polair Polda Riau di Kecamatan Rumbai Pesisir, Senin (11/4/2016).
Meski demikian, sebut Kapolda, pihaknya terus mengintensifkan koordinasi dengan intansi terkait, mulai dari Bea Cukai, Syah Bandar, hingga Komando Angkatan Laut yang bertugas menjaga perbatasan Riau dengan negara tetangga seperti Malaysia.
Menurut Kapolda, pihaknya selalu memeriksa setiap kapal mencurigakan yang melintas di Perairan Riau. Pemeriksaan ini untuk memastikan dokumen dan barang bawaan kapal.
"Ini untuk menghindari adanya penyelundupan barang-barang ilegal, bukan bentuk diskriminasi," tegas Kapolda.
Selama ini, Polda Riau selalu kecolongan terhadap masuknya narkoba dari Malaysia di Selat Panjang dan perairan terluar yang ada di Bengkalis dan Kota Dumai.
Salah satu contoh adalah masuknya puluhan kilogram sabu dari Malaysia ke Selat Panjang. Narkoba ini kemudian dibawa ke Cirebon memakai sebuah kapal dari Selat Panjang.
(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
180 PMI Bermasalah Kembali Dipulangkan dari Malaysia Lewat Pelabuhan Dumai
-
Maritim
KSOP Dumai Gelar Bersih Pantai dalam Rangka Peringatan Harhubnas 2024
-
Ekbis
Aktivitas Bongkar dan Penyimpanan Rokok Gudang Garam di Dumai Resmi dan Legal
-
Traveler
Warga Indonesia Masuk Malaysia Tak Perlu Booster atau Tes Antigen
-
Hukrim
Masuk Daftar Cekal, Indonesia Tolak WNA Malaysia di Pelabuhan Dumai
-
Ekbis
PT Sari Dumai Sejati Bersama KSOP Dumai Latihan Exercise ISPS Code

