Kejati Riau Periksa Habibi Tersangka Pelabuhan Dorak Meranti
Senin, 11 April 2016 14:19 WIB
PEKANBARU - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memeriksa Muhammad Habibi, salah satu tersangka dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan Pelabuhan Dorak. Keterangannya diambil untuk melengkapi berkas tiga tersangka lainnya.
"Hari ini ada diperiksa salah satu tersangka (Habibi). Diperiksa sebagai saksi, bukan tersangka. Keterangannya untuk tiga tersangka lain," sebut Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan, Senin (11/4/2016).
Menurut Mukhzan, pemeriksaan Habibi kali ini merupakan tambahan karena yang bersangkutan sudah pernah diperiksa sebelumnya. Habibi diperiksa oleh penyidik, Zulkifli Lubis.
Adapun tersangka lainnya yang dimaksud adalah mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Zubiaksa, Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Kepulauan Meranti Suwandi Idris dan Abdul Arif.
Sebelumnya, penyidik juga memeriksa tiga tersangka lainnya. Keterangannya diambil untuk melengkapi berkas tersangka lainnya.
Mukhzan menyebutkan, penetapan tersangka dilakukan pada 1 Maret 2016 setelah penyidik menemukan 2 alat bukti cukup. Bukti ditemukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan.
Penyidikan kasus ini jauh lebih maju dari yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau yang menangani dari sisi pembangunan pelabuhan tersebut.
Di Polda, kasus Dorak sebatas penyelidikan, dalam artian petugas masih mencari alat bukti telah terjadinya tindak pidana yang merugikan keuangan negara.
(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Hukrim
180 PMI Bermasalah Kembali Dipulangkan dari Malaysia Lewat Pelabuhan Dumai
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Maritim
KSOP Dumai Gelar Bersih Pantai dalam Rangka Peringatan Harhubnas 2024
-
Ekbis
Aktivitas Bongkar dan Penyimpanan Rokok Gudang Garam di Dumai Resmi dan Legal
-
Hukrim
Wabup Bengkalis Teken MoU Jaga Zona Pertanian, Perekonomian dan Perindustrian

