• Home
  • Hukrim
  • Residivis Pembobol Toko di Pekanbaru Tertangkap Massa

Residivis Pembobol Toko di Pekanbaru Tertangkap Massa

Kamis, 26 Februari 2015 20:11 WIB
PEKANBARU - Akibat nekat membobol dan melakukan pencurian di Toko Lundang, Jalan Kopi Kecamatan Pekanbaru Kota, Rabu (25/02/15) malam kemaren, Zulkifli alias Bandel (32) hanya bisa pasrah digelandang ke Mapolsekta Pekanbaru Kota. 

Residivis dengan kasus serupa di tahun 2002 dan 2012 silam ini kembali tertangkap setelah terkepung oleh massa yang memergoki ulahnya. 

Kapolsek Pekanbaru Kota, Komisaris Polisi Dhana Ananda menjelaskan, ulah tersangka berawal dari rasa curiga Hendri, pengelola toko yang saat itu menerima informasi dari Sabral yang tak lain merupakan karyawan di toko tersebut. 

Sabral menyampaikan bahwa beberapa barang seperti tas selempang, ikat pinggang, topi serta dompet yang berada di toko sudah hilang. Mengetahui informasi itu, tanpa mengulur waktu keduanya pun langsung melakukan pengecekan. 

"Mereka (pengelola dan karyawan toko) curiga kalau tersangka masih berada di sekitar toko. Selanjutnya dilakukanlah pengepungan untuk mencari keberadaan tersangka. Dibantu warga sekitar dan anggota kita di lokasi, tersangka akhirnya tertangkap ketika bersembunyi di Toko Aditya yang tepat bersebelahan dengan TKP," katanya ketika menggelar jumpa pers, Kamis (26/02/15) 

Menurut Dhana, massa yang terlanjur geram sempat berusaha menghajar tersangka. Namun perbuatan main hakim sendiri tersebut berhasil dihalau oleh pihaknya. 

Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita barang bukti hasil kejahatan tersangka berupa aksesoris toko, tas, topi, dompet dan ikat pinggang. Termasuk satu unit sepeda motor Yamaha Mio milik tersangka. 

"Dia (tersangka) residivis. Tahun 2002 dan 2012 lalu pernah tersandung kasus serupa. Tersangka kita jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun kurungan penjara," singkatnya. 

Sementara itu, dalam pengakuannya kepada riauterkini.com, tersangka Bandel mengaku melakukan aksinya seorang diri. Ia menyelinap dan masuk ke dalam toko melalui jendela di lantai dua. Selanjutnya ia pun turun ke lantai dasar dan mengambil sejumlah aksesoris. 

"Saya terpaksa lompat ke Toko Aditya di sebelah (TKP) karena ketahuan pas lagi ambil barang-barang. Dulu pernah juga melakukan, tapi di tempat lain," tutupnya.

(gas/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar