Senjata Rahasia Ditlantas Polda Riau Tekan Lakalantas di 2015
Rabu, 31 Desember 2014 18:41 WIB
PEKANBARU : Memasuki tahun 2015, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau launching semboyan baru dalam langkah pencanangan gerakan keselamatan berlalu lintas, Rabu (31/12/2014), bertempat di lapangan Kantor Gubernur Riau. Launching ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia.
Launching ini dilakukan secara simbolik oleh Kapolda Riau, Brigjen Drs Dolly B Hermawan dengan membuka tirai dan membunyikan sirine, dengan didampingi Plt Gubernur Arsyadjuliandi Rachman.
Glory atau semboyan yang akan digunakan Ditlantas di tahun 2015 adalah "Menuju Indonesia tertib, bersatu, keselamatan nomor satu," yang mengandung makna bahwa masyarakat yang sudah terlatih untuk tertib, bisa menyatukan tekad dan menjadikan keselamatan sebagai tindakan pertama dan utama saat berlalu lintas.
"Kita harus pertahankan prestasi menjadi urutan 1 se Indonesia sebagai Polda yang sangat aktif mensosialisasikan gerakan keselamatan berlalu lintas, serta aktif dalam menggaungkan Glory," tutur Kapolda Riau Brigjen Drs Dolly B Hermawan.
Fungsinya bukan sebatas slogan, tapi ada tindak lanjut program aksi keselamatan berlalu lintas, untuk mempersatukan seluruh lapisan masyarakat, dalam mengambil peran keselamatan dalam berkendara.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Eri Safari yang juga turut hadir pada launching ini menambahkan, pihaknya tahap demi tahap mengubah persepsi masyarakat, bahwa keselamatan bukan untuk diri pribadi, melainkan bagi pengguna jalan lainnya.
"Glory ini tentu membawa pengaruh besar. Sejak dilauncing dan digiatkan bertahap sampai sekarang, fatalitas kecelakaan lalu lintas alami penurunan. Ini bukti bahwa semboyan keselamatan yang dibarengi aksi akan mengubah pola pikir pengguna jalan," kata Dirlantas saat diwawancarai Halloriau.com.
Dirincikan Eri Safari, menilik dari data, perbandingan kecelakaan dan pelanggaran setiap tahun terus menurun. Contohnya dari tahun 2012 hingga 2013 angka kecelakaan turun sekitar 23,7 persen. Sementara di tahun 2013 hingga 2014 juga menurun sebesar 3 Persen.
"Sementara untuk pelanggaran, kita juga mencatat adanya penurunan. Di 2012 hingga 2013 angka pelanggaran menurun 3,51 persen, dan ditahun 2013 sampai 2014 menurun 23,16 persen," paparnya.
Untuk terus menjaga trend penurunan, lanjut Eri Safari, tak hanya Glory yang disosialisasikan, namun juga akan ada banyak program disiapkan.
"Kita akan bersatu merangkul seluruh instansi pemerintah dan lapisan masyarakat, baik pelajar, mahasiswa, buruh dan seluruhnya, untuk mewujudkan tekad dan komitmen dalam pengabdian terbaik khususnya berlalu lintas," pungkas Dirlantas.
Untuk diketahui, sejak tahun 2012, Polda Riau sesuai intruksi Mabes Polri gencar menggemakan aksi keselamatan berlalu lintas khususnya dengan Glory. Adapun yel-yel dan himbauan yang akrab di masyarakat pada 2012 lalu adalah "Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan."
Sementara di tahun 2013 hingga 2014, masyarakat juga diakrabkan dengan glory "Siapa saya? Saya pelopor keselamatan berlalu lintas." Berbeda dengan tahun sebelumnya, Glory ini lebih dikenakan kepada setiap pribadi pengendara dan pengguna jalan, agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas.
(adi/hrc/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

