Seorang Caleg PAN Diduga Tipu Temannya Sendiri
Senin, 03 Maret 2014 16:26 WIB
DUMAI - Seorang calon anggota DPRD Kota Dumai dari Partai PAN, Muhammad Suwanto diduga melakukan wanprestasi (ingkar janji) kepada Firman Yuhanas Riki selaku rekan bisnis terkait perjanjian pekerjaan proyek di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
Riki kepada wartawan, Senin (3/3) mengaku telah tertipu secara materi dan inmateri terkait perjanjian kerjasama dengan teman seprofesinya yang telah dianggap sebagai saudara sendiri.
Komitmen atau perjanjian yang dijalin dengan Suwanto yang merupakan Direktur PT Dumai Sakti Mandiri dalam pekerjaan pembangunan peningkatan jalan lingkungan perdesaan di Kecamatan Pinggir A, Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013 senilai total Rp4,8 miliar lebih.
"Akibat perbuatannya saya mengalami kerugian materi sebesar mencapai Rp 343 juta lebih plus komitmen bagi hasil dari keuntungan pekerjaan sebesar 50 persen. Tidak hanya itu, hubungan yang terbangun selama ini telah runtuh dengan sendirinya. Secara inmateri, saya juga merasa dirugikan," ungkap Riki.
Dia menjelaskan, awal dimulainya pekerjaan, Riki dan Suwanto yang telah berteman akrab dan karib ini bersepakat untuk kerjasama melaksanakan proyek tersebut atas dasar kepercayaan dan mengingat hubungan pertemanan.
Namun, komitmen yang dibangun dirinya dengan Suwanto tidak berjalan sebagaimana diharapkan, karena setelah pekerjaan selesai dan anggaran dicairkan dari kas keuangan daerah Pemkab Bengkalis, rekan bisnisnya tersebut ingkar janji dan sejauh ini belum mengembalikan modal yang ditanamnya beserta nilai keuntungan.
"Untuk proyek ini saya menginvestasi sebesar hampir Rp 436 juta lebih, dan komitmen yang kami bangun setelah selesai pekerjaan adalah modal dikembalikan dan bagi hasil keuntungan 50 persen. Jangankan keuntungan yang saya peroleh, modal saja hanya dikembalikan sebesar Rp.93 juta. Saya merasa tertipu dengan teman sendiri," terang Riki.
Riki menyayangkan perbuatan Suwanto yang tidak memegang komitmen dan terkesan lari dari tanggungjawab kerjasama dua belah pihak karena hingga kini urung mengembalikan modal uang yang telah dikucurkan untuk proyek tersebut.
"Karena saking percaya saya pada dia, maka itu perjanjian yang kami buat hanya secara lisan dan tidak ada diatas hitam putih. Waktu itu tidak pernah terpikir oleh saya bakal menuai kekecewaan sebagaimana nasib ditipu oleh teman sendiri," katanya.
Dia mengaku punya keyakinan 100 persen bahwa Suwanto sebagaimana dia kenal bisa dipercaya. Menggelontorkan modal kerja ratusan juta rupiah. Namun sayangnya dia saat ini berusaha lari dan mengelak ketika diminta kembalikan modal pekerjaan dan bagi hasil dari keuntungan kerja.
Dia mengaku memilih Suwanto sebagai rekan bisnis dalam pekerjaan ini karena tidak memiliki perusahaan yang representatif, sehingga setelah berunding dan sepakat akhirnya bekerjasama dalam proyek ini.
Peran dirinya dalam proyek ini, diakui Riki, selain membantu modal kerja, juga ikut bersusah payah membantu teknis di lapangan dan mengurusi keperluan proses administrasi keuangan di pemerintah Bengkalis.
"Saya sudah berkali-kali meminta dan mendatangi Suwanto ke rumah kediamannya, namun sejauh ini belum ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan dan perjanjian. Beberapa kali komunikasi juga tidak membawa hasil, sehingga hal ini tentu saja saya sesalkan dan menyayangkan perbuatannya," ungkap Riki lagi.
Riki mengatakan, meski Suwanto sudah mengembalikan uang sebanyak Rp 93 juta, dia berharap juga diselesaikan pembagian hasil kerja yang diprediksi untung mencapai 25 persen dari nilai proyek.
"Saya bertanggung jawab dengan statemen ini, karena sudah kesal dan tidak digubris oleh Suwanto. Apalagi kita ketahui dia akan maju sebagai calon wakil rakyat yang akan dipilih dalam pemilu April mendatang, tentu saja ini akan menjadi citra buruk dirinya di mata masyarakat," jelasnya.
Suwanto saat dikonfirmasi beberapa wartawan melalui sambungan telepon seluler, terkait komentar yang disampaikan rekannya bernama Firman Yohanas Riski, sejauh ini belum menjawab dan begitu juga pesan dikirim belum juga dibalasnya. (red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

