Korban Asusila Bupati Inhu,
Seorang Kabid Jadi Kurir Cinta Bupati Yopi ke Putri
Selasa, 18 Maret 2014 20:47 WIB
PEKANBARU - Semakin lama, intensitas SMS ataupun telephon Bupati Yopi pada Putri meningkat. Sangat sering, selalu pada malam hari, Putri ditelphon untuk sekedar ngobrol berbagai hal untuk mengisi waktu.
Meskipun demikian, Putri tetap belum berani menduga terlalu jauh. Tetap menganggap SMS dan telephon Bupati Yopi sekedar perhatian atasan terhadap bawahan.
Sampailah pada suatu hari pada Maret 2011 semua menjadi jelas. Bupati Yopi mengirim SP, seoang Kepala Bidang di lingkungan Setdakab Inhu ketika itu untuk menemui Putri. Tugasnya, menyampaikan perasaan Bupati Yopi yang menyukainya.

Mendengar perkataan SP tersebut, Putri mengaku tertegun. Langsung ingat dengan SMS dan telephon dari Bupati Yopi yang sering diterimanya.
"Saat mendengar ucapan SP tersebut, saya jadi mengkaitkan SMS dan telephon Pak Bupati selama ini. Sepertinya memang benar Pak Bupati menyukai saya,"tuturnya.
Sejak itu, melalui SP, Bupati Yopi sering menyampaikan keinginannya bertemu Putri. Pada April 2011 Bupati mengajak pertemuan di salah satu hotel di Rengat, namun Putri tidak mau karena merasa malu pasti ada yang mengenalinya.
Pada April 2011 Bupati Yopi menghubngi Putri dan mengajaknya bertemu di Pekanbaru dan Putri menyanggupi.***(mad/bersambung)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

