Sidang Paripurna DPRD Riau, Mahasiswa Riau Turunkan Jokowi-JK
Kamis, 20 November 2014 19:33 WIB
PEKANBARU : Tanpa izin dan masuk secara mendadak, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Riau Menuntut Reformasi Jilid 2 gelar sidang simulasi paripurna penurunan Joko Widodo- Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden di Ruang Paripurna DPRD Riau.
"Paripurna penurunan Joko Widodo-Jusuf Kalla dimulai, hadirin diharapkan tenang dan mengikuti paripurna dengan seksama," kata Zulfan Hendri, Presiden BEM UNRI saat membuka sidang, Kamis (20/11/14).
Zulfan pun langsung membacakan isi agenda sidang paripurna. Diantaranya yakni, Batalkan Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak, Turunkan Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Segera Nasionalisasi Aset Strategis Bangsa (Sektor Migas dan lain-lain).
"Dengan dibacakannya beberapa isi pokok, terutama penurunan Joko Widodo-Jusuf Kalla, maka sidang hari ini dinyatakan ditutup," ungkap Zulfan yang disambut dengan tepukan meriah dari mahasiswa lainnya.
Usai sidang, Zulfan pun menyebut, Revolusi Mental yang dijargonkan pemerintah seolah menjadi harapan baru untuk republik ini, bertambah kokoh pula ketika dibandingkan dengan atribut "Pemimpin Rakyat Lahir dari Rakyat".
"Baru 28 hari menjadi presiden, tanggal 18 November yang lalu keluarlah kebijakan yang mencekik leher rakyat, yakni kenaikan harga BBM. Sebuah kebijakan yang melanggar Undang-undang Nomor 12 Tahun 2014 tentang APBN Perubahan 2014," tutupnya.
(ary/ary)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

