• Home
  • Hukrim
  • Siswa SMPN 1 Rambah Meninggal Dunia di RS Adam Malik Medan

Siswa SMPN 1 Rambah Meninggal Dunia di RS Adam Malik Medan

Selasa, 18 Februari 2014 18:33 WIB

PASIRPANGARAIAN - Berakhir sudah perjuangan Heru Kurniawan bin Ali Umar (15), melawan tumor ganas di punggungnya, selama satu tahun. Siswa SMPN 1 Rambah, Rokan Hulu ini, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Adam Malik Medan, Sumatera Utara, Senin (17/2/14) sore, sekitar pukul 18.00 WIB.

Jenazah Heru baru tiba di rumahnya di Kampung Padang, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Selasa (18/2/14) pagi, sekitar pukul 18.37 WIB. Usai Shalat Zuhur tadi, Heru dimakamkan di pemakaman setempat.

Sejak satu tahun terakhir, Heru merasakan sakit akibat tumor di punggungnya. Sejak dia sakit, dia mendapatkan perhatian penuh dari Pemkab Rohul. Dia pernah dirujuk dengan biaya gratis ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Terakhir, Jumat (7/2/14) lalu, berkat bantuan K3S Rohul, almarhum kembali dirujuk ke RS Adam Malik Medan, Sumut. Tumor ganas di punggung terus menggerogoti tubuh Heru yang semakin kurus kering.

Berkat dukungan dana dari K3S Rohul dan bantuan BPJS dari Dinas Kesehatan Rohul, Heru menjalani operasi besar terhadap tumornya di RS Adam Malik. Upaya tim dokter sudah maksimal untuk menstabilkan kondisi Heru dengan lima kantong darah. Sayangnya Heru harus pergi lebih cepat meninggalkan keluarganya.

Ayah Heru, Ali Umar mengungkapkan, tim dokter RS Adam Malik sudah mengambil sample darah Heru, dan hasilnya baru akan diketahui Kamis (20/2/14) lusa. Namun sebelum diketahui, takdir sudah berkata lain.

"Yang Maha Kuasa ternyata lebih sayang kepada anak saya sehingga dia dijemput lebih awal pada Senin sore kemarin. Heru sudah setahun menderita dan merasakan sakit tumor di punggungnya. Mungkin ini jalan terbaik bagi dia, dan kami ikhlas sepenuhnya kepada Allah," kata Ali Umar yang merupakan petuaas sekuriti di Pasar Modern Pasirpangaraian itu, sambil menitik air mata.

Setibanya di rumah duka, tadi pagi, jenazah Heru sudah disambut ratusan keluarga, warga sekitar, serta teman-teman sekolahnya.

Ayah Heru berterima kasih kepada Pemkab Rohul, termasuk K3S Rohul dan Diskes Rohul karena sudah membantu sejak awal saat anaknya dirawat di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru sampai dirawat di RS Adam Malik Medan.

"Walau harus berat berpisah dengan anak saya, namun saya tetap ikhlas," ujar Ali.

Usai Shalat Zuhur tadi, jenazah Heru dimakamkan di Tempat Pemakaman umum (TPU) Desa Babussalam. Ibunya Hariyati sempat jatuh pingsan beberapa kali dan terkadang histeris.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar