Soemardi Tolak Permintaan Damai Dugaan Pencabulan Gubri Terhadap Putrinya
Senin, 22 September 2014 14:10 WIB
PEKANBARU - Beberapa orang suruhan Gubernur Riau Annas Maamun mencoba memfasilitasi untuk mempertemukan dirinya, untuk berdamai terkait dugaan kasus pelecehan seksual dialami putrinya berinisal WW.
Demikian dikatakan Mantan Ketua DPD RI yang juga mantan Sekjend PGRI Pusat, Soemardi Thaher di kediamanya, Ahad (21/9/14). Namun, ia menegaskan menutup upaya penyelesaian kekeluargaan dan meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
"Sudah berapa orang yang mencoba menghubungi saya, Annas melalui orang kepercayaanya mencoba untuk bertemu dengan saya. Tapi saya katakan pintu maaf sudah tertutup untuknya," kata Soemardi.
Beberapa orang orang suruhan diantaranya ada DK di Riau dan HD di Jakarta. Tidak hanya dirinya, orang suruhan Annas juga mencoba menemui anaknya WW.
Menurut Soemardi, kasus hukum yang menimpa putrinya tersebut tetap harus berjalan sampai selesai. Dia juga mengaku sudah siap menghadapi segala sesuatu apa pun yang bakal terjadi.
Menyinggung tentang beberapa korban pelecehan seksual yang juga diduga dilakukan Annas telah batal melaporkan ke Bareskrim seperti yang telah dilakukan anaknya, Soemardi mengaku tidak akan terpengaruh.
"Mereka mungkin alasan, tapi kami tidak. Perbuatan tak senonoh yang tak seharusnya dilakukan tak mungkin dicabut. Annas harus bertanggung jawab dengan keangkuhanya," tegas Soemardi.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

