• Home
  • Lingkungan
  • Pemko tak Becus Kelola Sampah, Adipura Hanya untuk Jalan Sudirman Pekanbaru

Pemko tak Becus Kelola Sampah, Adipura Hanya untuk Jalan Sudirman Pekanbaru

Senin, 22 September 2014 14:11 WIB

PEKANBARU - Sampah yang masih banyak berserakan disebagian ruas jalan Kota Pekanbaru, memang sudah menjadi hal yang biasa untuk dilihat. Padahal penghargaan atas kebersihan, berupa piala Adipura kembali diraih untuk tahun 2014 ini. 

Menurut pengamat tata kota, Mardianto Manan, menyarankan bila penilaian untuk penghargaan Adipura diberikan, sebaiknya seluruh ruas Jalan yang ada turut dinilai, dan bukan hanya Jalan tertentu saja yang dilihat kebersihan dan keindahannya saja.

"Berkali-kali sudah kita meraih Adipura. Bahkan hingga tahun ini Kota Pekanbaru juga mendapatkannya. Tapi masih banyak warga yang mengeluh kenapa masih banyak sampah berserakan. Untuk masyarakat ketahui, penilaian Adipura itu hanya pada Jalan tertentu saja. Jadi jangan mengeluhkan kalau dipinggir jalan pemukiman masih banyak sampah," terangnya.

Selain itu kata dia, dari hasil pengamatan dibeberapa titik Jalan, seperti Jalan Delima, Lobak, Jalan Paus dan masih banyak lagi Jalan pemukiman, masih ditemui tumpukan sampah di pinggir badan jalan.

"Sebaiknya Adipura dinilai dari seluruh jalan yang ada. Ini sistem penilaian dari Pemerintah Pusat hanya Jalan Protokol saja. Seperti Jalan Sudirman, Riau, Ahmad Yani, Diponegoro. Lihat saja, makanya tiap tahun jalan tersebut selalu diperhatikan kebersihan dan keindahanya," ulasnya.

Maka Mardianto berpendapat, bukan Kota Pekanbaru yang mendapat piala Adipura. Melainkan hanya jalan-jalan yang dinilai saja.

"Adipura Jalan Sudirman. Bagusnya seperti itu saja namanya," usulnya bergurau.

Terakhir, lanjut Mardianto, kedepannya agar bersifat Fear (adil) Pemerintah Pusat mengambil penilaian secara acak, dari beberapa. jalan yang ada didalam Kota Pekanbaru.

"Bisa saja terindikasi dipesan atau dikondisikan supaya dapat piala Adipura. Dan itu namanya piala Adipura-pura." Sindirnya halus.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar