Staf Ahli Gubri Resmi Ditahan di Rutan Sialang Bungkuk
Kamis, 14 Juli 2016 17:23 WIB
PEKANBARU - Tepat pukul 14.50 WIB, Kamis (14/7/2016) siang, staf ahli Gubernur Riau M Guntur ke luar dari gedung Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
Dengan dikawal beberapa orang jaksa, tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan asrama haji seluas 5,2 hektar ini bungkam seribu bahasa.
Tanpa sepatah kata pun Guntur berlalu masuk ke dalam mobil Kijang biru yang sudah menunggunya berjam-jam, untuk selanjutnya menjalani penahanan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau.
Ia juga tidak bereaksi terkait pertanyaan yang dilontarkan awak media. Sesekali tampak senyum kecil dari Guntur.
Dengan berpakaian kemeja putih kolaborasi celana cokelat, Guntur tampak santai menjalani proses Tahap II tersebut.
Cukup lama ia berada di dalam gedung Pidana Khusus, sebelum akhirnya dibawa ke luar. Sepanjang itu, tersangka tetap tidak berkomentar apapun terkait kasus yang menjeratnya.
Sementara satu tersangka lainnya, Nimron Varasin juga akan bernasip sama. Menurut agenda, ia akan menjalani Tahap II pada Selasa depan.
"Yang bersangkutan sedang di luar kota karena ada keluarga yang sakit, jadi kita tunda sampai Selasa," jawab Kasi Pidsus Kejati Riau, Sugeng Rianta, didampingi Kasi Penkum, Mukhzan.
Adapun Guntur dan Nimron diduga terlibat korupsi pembebasan lahan asrama haji tahun 2012 lalu, yang lokasinya di dekat Labersa, Pekanbaru.
Tak tanggung-tanggung, hasil audit BPKP mengungkapkan kalau perbuatan mereka merugikan negara senilai Rp8 miliar lebih.
Peran Guntur dalam kasus ini, dirinya saat itu menjabat sebagai kuasa pengguna anggaran dan panitia pembebasan lahan ditenggarai 'main mata' dengan Nimron selaku broker.
"Tanah dibeli melalui broker (Nimron, red) dengan harga yang dimark-up. Dugaan kita mereka berdua menikmati uang tersebut," bebernya saat konfrensi pers, Kamis siang.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya
-
Hukrim
Syamsuar Bungkam Perihal KPK Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

