• Home
  • Hukrim
  • Tagih Uang Koran, Oknum Wartawan Malah Dipukul

Tagih Uang Koran, Oknum Wartawan Malah Dipukul

Minggu, 09 November 2014 16:44 WIB
BAGANSIAPIAPI : Tindak kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Kabupaten Rokan Hilir. Padahal, belum hilang kasus pemukulan yang menimpa wartawan di Rohil oleh oknum RT, saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Kini kejadian naas itu menimpa wartawan mingguan Koran Berantas, bernama Idrus. Dirinya mengalami tindak kekerasan saat hendak menagih tagihan koran ke Sekretaris Bappedalda Rokan Hilir, Firdaus. Bukan uang keluar didapat, malah dia mendapat bogeman di matanya, Jumat, kemarin. 

Dijelaskan Idrus, bahwa pelaku pemukulan sendiri merupakan matan Kabag Humas Setdakab Rokan Hilir. Dia sebelum datang kerumahnya, menelpon Firdaus untuk membayarkan tagihan koran yang sudah keluar tersebut.

"Sebelumnya saya menghubungi beliu untuk menanyakan tagian koran yang sudah keluar. Bahkan saya sudah beberapa kali menelponnya, tapi tak kunjung di respon hingga akhirnya saya datangi rumahnya," kata Idrus menceritakan kronologisnya.

Kemudian, sesampai ke rumah dan belum sampai ke pagar rumah mantan Kabag Humas Setdakab Rohil itu, dia langsung di pukul matanya di sebelah kanan. Tidak senang dengan aksi pemukulan itu, dia langsung melaporkan masalah ini ke pihak berwajib.

"Saya bakal melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib dan langsung melakukan visum ke RSUD Protomo Bagansiapiapi, sebagai alat bukti bentuk tindak kekerasan yang menimpa dirinya," terang Idrus, kesejumlah wartawan yang hadir di Polsek Bangko.

Korban pemukulan oknum pejabat Sekretaris Bapedalda Rohil itu berharap kasusnya segera di proses secara hukum dan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku oleh pihak Polsek Bangko. 

Kedua Pihak Sepakat Tempuh Jalur Damai

Silang pendapat dan berujung pemukulan yang di alami Idrus (40) wartawan Koran Mingguan Berantas di bogem FDS (45) Sekretaris Bapedalda Rohil dan mantan Kabag Humas Setdakab Rohil, sepakat menempuh jalan damai dan kekeluargaan.

Berdamainya kedua belah pihak yang masing-masing saling melapor tersebut (Idrus melapor di pukul/ditinju) dan sementara FDS (melapor karena pesan singkat/SMS) di Mapolsek Bangko setelah keduanya sempat di inapkan semalam.

"Keduanya saling melapor dan keduanya sempat diamankan, malam ini kedua belah pihak sepakat damai untuk masalah ini. Kami harapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," kata sumber koran ini di Mapolsek Bangko.

Terjadinya saling mengirim pesan menanyakan pembayaran koran yang di lakukan Idrus terhadap FDS membuat mantan Kabag Humas setdakab Rohil membogem Idrus ketika berada di depan pagar kediamannya. 

(Jar/Yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar