Dinas PPPA Dumai Sosialisasikan Komunitas Dul Rempak

Infotorial Kamis, 26 Juli 2018 17:05 WIB
Kepala DPPPA Kota Dumai, Dameria, SKM, M.Si serta Ketua P2TP2A Kota Dumai Haslinar Zulkifli AS dan Novia Andrani, Kabid Perlindungan Hak Perempuan di Dinas PPPA Kota Dumai.
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalaui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mensosialisasikan Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (Dul Rempak) Kota Dumai sebagai wujud tanggungjawab pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi korban serta untuk merespon permasalahan perempuan dan anak yang banyak terjadi di masyarakat.

Adapun kegiatan sosialisasi Komunitas Dul Rempak dilaksanakan di Media Center, Kamis (26/7/2018) dan secara langsung dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai, Dameria, SKM, M.Si serta Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Dumai Haslinar Zulkifli AS.

Kepala Dinas PPPA Kota Dumai, Dameria mengatakan sosialisasi tentang Komunitas Dul Rempak ini dipandang perlu agar diketahui semua pihak. Sebab, komunitas Dul Rempak Kota Dumai nantinya akan mencarikan solusi terbaik bagi korban untuk mendapatkan hak-haknya sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan. 

"Komunitas Dul Rempak Kota Dumai bukan sebagai saingan organisasi yang sudah dibentuk pemerintah daerah seperti P2TP2A, tapi sebagai pelengkap dalam penanganan kasus perempuan dan anak yang mengalami permasalahan. Oleh karena itulah, kehadiran Komunitas Dul Rempak ini sebagai wujud tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada korban kekerasan," ucapnya.

Dijelaskan Dameria, Komunitas Dul Rempak akan memberikan layanan seoptimal mungkin dengan memperhatikan hak perempuan dan anak yang mengalami permasalahan. Komunitas Dul Rempak sendiri, lanjutnya, setiap menangani permasalahan harus menggunakan bahasa sederhana yang mudah dimengerti oleh perempuan dan anak yang mengalami permasalahan.

"Untuk melaksanakan tugas tersebut Komunitas Dul Rempak mempunyai fungsi penjangkauan terhadap perempuan dan anak yang mengalami permasalahan, melakukan identifikasi kondisi dan layanan yang dibutuhkan serta melindungi perempuan dan anak dilokasi kejadian dari hal yang dapat membahayakan dirinya," ungkap Dameria kepada peserta sosialisasi.

Sebelum menyudahi, Dameria berharap dengan hadirnya Komunitas Dul Rempak Kota Dumai ini mampu memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi korban serta untuk merespon permasalahan perempuan dan anak yang banyak terjadi di masyarakat. "Mudah-mudahan Komunitas Dul Rempak Kota Dumai bisa memberikan efek baik bagi masyarakat Kota Dumai," pungkasnya.

Sementara Ketua P2TP2A Kota Dumai, Haslinar Zulkifli AS menyambut baik hadirnya Komunitas Dul Rempak Kota Dumai. Lahirnya Komunitas Dul Rempak dilandasi maraknya kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak. Tentu, kata dia, ini membuat prihatin berbagai pihak, akan tetapi prihatin saja tidak cukup. Perlu ada tindakan riil untuk menyikapi hal ini. 

"Maka sudap patut adanya komunitas Dul Rempak di seluruh wilayah di Kota Dumai. Ini bisa menjadi salah satu tindakan cepat tanggap. Maka dari itu saya menyambut baik dengan lahirnya Komunitas Dul Rempak di Kota Dumai. Komunitas peduli perempuan dan anak diharapkan bisa menyembar dan mampu mengakomodir segala permasalahan dilapangan," ucapnya.

Dijelaskanya, Komunitas Dul Rempak juga akan mempermudah sosialisasi dan pengarahan kepada masyarakat tentang hal-hal yang mencakup tentang perlindungan perempuan dan anak. Oleh karena itu, kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan, termasuk juga peran serta masyarakat sendiri dan berkomitmen bersama untuk berjuang dalam pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.

"Untuk pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak memang perlu adanya kelompok atau komunitas-komunitas yang khusus dalam bidang pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak yang saat ini semakin memprihatinkan dan perlu ada tindakan yang nyata. Semoga ke depannya Kota Dumai bisa bebas atau setidaknya bisa mengurangi angka kekerasan pada perempuan dan anak," pungkasnya.

Turut hadir dalam Sosialisasi Komunitas Dul Rempak Kota Dumai dan Coffe Morning yang diselenggaran Dinas PPPA Kota Dumai diantaranya, Kepala Bappeda, RSUD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, Kesbangpol, Pengadilan Agama, Polres Dumai, Camat, Lurah, Puskesmas se-Kota Dumai, Advokat, Komunitas Dul Rempak Kelurahan, Pengurus P2TP2A Kota Dumai dan tamu undangan lainnya.*** (Infotorial)
Tags DPPPA DumaiDul RempakKomunitas Dul RempakPemko Dumai
Komentar