- Home
- Infotorial
- Forum Anak Dumai Jadi Wadah Partisipasi Anak Bertukar Informasi Positif
Forum Anak Dumai Jadi Wadah Partisipasi Anak Bertukar Informasi Positif
Advertorial Selasa, 12 Maret 2019 21:58 WIB
DUMAI - Salah satu tantangan yang dihadapi dunia anak saat ini adalah kecanduan gawai serta media sosial.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Dumai, Dameria, SKM, M.Si menuturkan, gawai perlu diakui punya dampak positif dan negatif bagi perkembangan anak.
Salah satu sisi positifnya adalah anak bisa mengunduh materi bahan ajar yang tidak cukup didapatkan dalam buku pelajaran atau ruang sekolah. Sisi buruknya anak akan terlalu sibuk dengan gawai sehingga melupakan interaksi dengan keluarga, sesama, dan tidak fokus pada pelajaran.
"DPPPA saat ini sedang gencar-gencarnya berkodinasi dengan Dinas Pendidikan agar mengatur pembatasan penggunaan gawai terutama di lingkungan satuan pendidikan," ujar Dameria, saat outbond training.
"Secara umum waktu anak itu bisa dibagi tiga, yakni 8 jam di rumah, 8 jam di sekolah, dan 8 jam melakukan aktivitas lain. Setidaknya kita bisa meminimalkan penggunaan gawai di sekolah sehingga 1/3 bagian hidupnya terselamatkan," imbuhnya.

Menurut Dameria, pada Forum Anak Dumai, masalah kecanduan gawai itu sudah diangkat oleh perwakilan anak-anak. Kekhawatiran tersebut diangkat mengingat pengaruh teman-teman sebaya dalam pergaulan tidak bisa dikesampingkan begitu saja.
Keluarga memang menjadi pengasuh utama dan pertama bagi anak. Akan tetapi, interaksi dengan teman-teman sebaya baik di lingkungan sekolah dan permainan, juga tak kalah penting.
Seringkali ketika orangtua tidak bisa menyesuaikan kecanggihan teknologi, anak akan mencari tahu lewat temannya.
Dameria mengatakan, Forum Anak Dumai berusaha memberi jawaban di luar lingkungan keluarga dan sekolah karena bagian dari peer group (kelompok teman sebaya). Forum Anak dirancang sedemikian rupa agar menjadi wadah partisipasi anak dalam kegiatan yang positif.
Dengan demikian, hal-hal positif dari gawai bisa dipertahankan sementara yang negatif dapat ditinggalkan.
Pelaksanaan kegiatan outbond training Forum Anak Dumai (FAD) yang ditaja Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI) Kota Dumai dan Dinas PPPA Kota Dumai berjalan lancar.
Meski di bawah terik matahari, namun acara penuh kegembiraan itu berjalan sesuai harapan panitia. Bertempat di lokasi Pantai Koneng, Kecamatan Medang Kampai, puluhan anak mengikuti rangkaian hingga tuntas.
Kegiatannya dimulai dengan pembersihan pantai oleh peserta didampingi pembina serta dilanjutkan dengan permainan outbound training berisikan edukasi dan teamwork dalam kebersamaan.

Sri salah seorang peserta kegiatan mengungkapkan sangat senang bisa terlibat dalam acara ini, menurutnya banyak hikmah dan ilmu yang diambil, terutama peningkatan silaturahim antar sesama anak di Dumai.
"Manfaatnya dapat meningkatkan silaturahim antar sesama, tidak ada kesan membanggakan diri sendiri tetapi selalu bekerja sama, dan paling berkesan adalah b untuk berkomunikasi dengan teman-temannya nya serta orang dewasa," terangnya.
Siswa SMA Negeri 2 ini juga mengatakan manfaat game dan outbound tersebut juga membuatnya bisa menjawab tantangan-tantangan yang memiliki makna, Sehingga teman2 tidak hanya bermain namun sambil belajar kebersamaan dan korsa.
Sementara itu ketua APSAI Dumai Ari Sutopo berdampingan dengan sekretaris Yohanisti merasa senang dapat terselenggara kegiatan outbond training APSAI bersama FAD.

Kedepan Ari berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk memberikan pembinaan karakter kepada generasi muda Di kota Dumai, khususnya mereka kalangan Anak.
"Alhamdulillah acara lancar, kita targetkan kegiatan ini akan terus dilaksanakan untuk memberikan pembinaan karakter kepada anak, dan nantinya mereka menjadi generasi mampu menghadapi masa depan serba modern saat ini," paparnya.
Kegiatan outbond training FAD bersama APSI berlangsung sehari penuh, berbagai perlombaan dilaksanakan panitia, bagi mereka yang beruntung membawa pulang sejumlah hadiah lomba dan doorprize yang sudah disiapkan panitia.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Dumai.
(Advertorial)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025
-
Traveler
Pawai Obor Idaman Berlangsung Meriah pada Malam Hari Raya Idul Fitri 2025

