• Home
  • Kesehatan
  • Bahaya, 1 dari 15 Pasien Positif Corona Meninggal Dunia di Dumai

Bahaya, 1 dari 15 Pasien Positif Corona Meninggal Dunia di Dumai

Hadi Pramono Minggu, 30 Agustus 2020 16:51 WIB
DUMAI - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Dumai terus meningkat. Ada 15 kasus konfirmasi positif, mirisnya salah satu pasien dinyatakan meninggal dunia.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful, mengatakan pada, Ahad (30/8/20) kembali terjadi penambahan kasus positif yang cukup banyak.

"Kasus yang bertambah tersebut berasal dari hasil tindak lanjut rapid test empat kasus, 10 kasus hasilnya tracking kontak terhadap pasien positif sebelumnya," ujarnya.

Dengan penambahan kasus konfirmasi positif jumlah total kasus positif di Kota Dumai berjumlah 124 kasus dengan rincian 47 kasus sudah sembuh, dua meninggal dunia dan 75 kasus masih dalam masa perawatan di Rumah Sakit dan isolasi mandiri. 

"Jujur saja penambahan kasus ini sangat mengkhawatirkan, karena jika masyarakat tetap tidak mau ambil peduli dan meningkatkan disiplin terhadap protokol kesehatan, maka kasus akan terus bertambah," tuturnya. 

Menurut Syaiful, dengan kasus yang terus bertambah tentunya akan ada konsekuensi yang harus di terapkan. Akan ada pembatasan-pembatasan sosial lagi di masyarakat, akan ada kegiatan yang di larang. 

"Saat ini tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai masih menunggu penetapan zona risiko penularan kasus di Kota Dumai," jelas mantan Direktur RSUD Dumai ini. 

Dengan adanya penambahan kasus ini, pihaknya sudah melaporkan penambahan kasus-kasus dan kajian epidemiologi dan pihaknya masih menunggu dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Jika melihat besar kemungkinan Dumai kembali ke zona merah. Kita akan kembali menerapakan pembatasan sosial lagi di masyarakat dengan tujuan menekan kasus positif Covid-19," tuturnya.

Sebagai data pendukung, ada satu lagi pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. Pasien tersebut berinisial J (70) warga Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ihsan (STDI) Kecamatan Dumai Barat.

"Benar, ada satu pasien positif meninggal dunia. Pasien meninggal pada Jumat (28/8) lalu, pada saat itu pasien masih berstatus suspect dan pada hari ini baru keluar hasilnya swabnya," katanya, Ahad (30/8/20).

Pasien selain berstatus konfirmasi positif Covid-19 juga memiliki riwayat penyerta yang cukup membahayakan. Pasien masuk ke rumah sakit memiliki penyakit paru-paru dan TBC, ini yang juga membuat virus semakin berbahaya.

Syaiful mengatakan, pasien ini tidak dikebumikan dengan protokol kesehatan. Pasalnya saat di nyatakan meninggal keluarga langsung membawa jenazah ke rumah duka dan keluarga menolak untuk dikebumikan secara protokol kesehatan. 

"Kami masih mencari tahu, mengapa saat di rumah sakit keluarga bisa membawa jenazah tersebut. Saat kami datang ke rumah duka, ternyata sudah selesai dimandikan dan di kafankan," pungkasnya.
Tags CoronaCovid-19Covid 19Covid19Pemko DumaiVirus Corona
Komentar