Empat Perbedaan Ikan Sarden dan Ikan Makarel

Hadi Pramono Kamis, 29 Maret 2018 19:24 WIB
Empat Perbedaan Ikan Sarden dan Ikan Makarel
JAKARTA - BPOM menarik 27 produk ikan makarel kalengan yang positif mengandung cacing parasit. Masyarakat harus tahu ikan mackarel beda dengan ikan sarden.

Ditariknya puluhan merek produk ikan kaleng oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membuat masyarakat resah. Pasalnya ikan kalengan ini termasuk salah satu makanan olahan favorit yang biasa dimasak sehari-hari.

Ikan olahan dengan saus yang dikemas dalam kaleng ini bisa berisi ikan makarel atau ikan sarden. Namun kebanyakan orang menyebutnya sebagai ikan sarden. Padahal ikan sarden dan ikan makarel adalah dua jenis ikan yang berbeda.

Yang membuat orang sering keliru karena keduanya merupakan jenis ikan yang populer dikemas dalam kaleng. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa perbedaan antara ikan makarel dan ikan sarden seperti dilansir detik.

1. Jenis ikan berbeda

Ikan makarel adalah jenis ikan yang banyak terdapat di laut Atlantik. Ikan ini masuk dalam keluarga ikan kembung dan tenggiri. Jenis ikan ini masuk dalam klan Scombridae.

Sementara ikan sarden termasuk jenis ikan kecil yang banyak hidup di laut mediterania. Ikan sarden masuk dalam keluarga Clupeidae. Jenis ikan ini termasuk ikan yang mengandung minyak tinggi, berukuran kecil dan sering disebut ikan herring.

2. Bentuk dan ukurannya berbeda

Ikan makarel memiliki ciri bertubuh ramping dan memanjang. Selain itu di seluruh tubuh ikan ini juga terdapat garis hitam memanjang. Ikan makarel punya ukuran yang cukup besar, salah satu yang terkenal paling besar adalah jenis makarel sirip hiu atau bluefin.

Sedangkan ikan saden punya tubuh yang dilapisi sisik berwarna perak dengan bagian daging berwarna gelap. Ikan sarden masuk dalam kelompok ikan berukuran kecil.

3. Harga di pasaran

Ikan makarel hidup di perairan yang dalam sehingga dibutuhkan teknik khusus dari para nelayan untuk menangkapnya. Tak heran karena sulit ditangkap, harganya juga melambung tinggi.

Sedangkan ikan sarden lebih mudah ditangkap oleh nelayan dan populasinya di laut juga sangat banyak sehingga lebih mudah ditemui di pasaran. Ikan sarden juga hidup berkelompok jadi mudah dijaring. Inilah alasan mengapa harganya terbilang lebih terjangkau.

4. Ikan sarden kalengan aman dikonsumsi

Merujuk daftar yang dikeluarkan oleh BPPOM ikan kalengan yang diketahui mengandung cacing parasit adalah ikan makarel. Jenis ikan ini dari perairan dalam dan dingin dan bukan dari perairan Indonesia.

Karenanya ikan sarden kalengan masih aman dikonsumsi. Tetapi tetap harus dimasak dengan suhu tinggi sebelum dikonsumsi.

(rdk/net)
Tags Cacing ParasitIkan MakarelIkan Sarden
Komentar