• Home
  • Kesehatan
  • BPOM Pekanbaru Pastikan Dumai Bebas Ikan Makarel Mengandung Cacing Parasit

BPOM Pekanbaru Pastikan Dumai Bebas Ikan Makarel Mengandung Cacing Parasit

Hadi Pramono Kamis, 29 Maret 2018 19:47 WIB
DUMAI - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru memastikan tiga produk ikan sarden kemasan kaleng yang diduga mengandung cacing tidak ditemukan di Kota Dumai.

"Sidak telah kami lakukan bersama tim dari BPOM Pekanbaru,  Dinas Kesehatan juga terlibat dalam kegiatan ini. Sidak menyasar bebebrapa swalayan, supermarket dan toko kelontok, Alhamdulillah ikan kaleng merek Farmer Jack, IO dan Hoki yang diduga positif mengandung cacing tidak ditemukan." Kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Dumai, Hermanto, Rabu (28/3/2018).

Dikatakan, pihaknya sudah melakukan penelusuran di beberapa supermarket diantaranya supermarket Besta Jaya Jalan Budi Kemulyaan, Famili Swalayan Jalan Budi Kemulyaan, Swalayam Batam Jaya Jalan Jeruk, Supermarket Hari-Hari dan Toko Akun di Jalan Sultan Syarif Kasim, Swalayan SN Jaya Jalan Sukajadi dan beberapa toko kelontong. 

"Kami tidak menemukan produk sarden yang diduga mengandung cacing. Artinya sudah clear, keresahan masyaramat sudah terjawab. Meski demikian, jika ada masyarakat yang menemukan ikan kaleng tiga merek tersebut agar segera melaporkannya ke Dinas Perdagangan. Laporan masyarakat segera kami tindak lanjuti," tambahnya

Hermanto juga ingatkan masyarakat tetap cermat dan berhati-hati dalam membeli produk pangan dengan mengecek kemasan, label, izin edar dan tanggal kedaluwarsa. Pastikan kemasannya dalam kondisi baik dan baca informasi label, serta pastikan memiliki izin edar dari BPOM. 

Ikan Makarel Mengadung Cacing Parasit Sempat Beredar

Hingga saat ini belum ada laporan adanya ikan sarden mengandung cacing parasit beredar di pasaran Kota Dumai. Para pedagang mengaku bahwa beberapa merek ikan kaleng diduga mengandung cacing sempat beredar di Dumai yaitu ikan kaleng merk IO, Hoki dan Farmer Jack yang disinyalir beredar luas di supermarket, swalayan dan pertokoan. 

Seperti disampaikan salah satu pemilik toko di bilangan Sukajadi, Dumai."Sebelum heboh di media sosial sempat beredar. Saat ini merek tersebut sudah ditarik dan dikembalikan ke distributornya," kata perempuan paruh baya yang enggan disebutkan namanya Rabu (28/3/2018) kemarin.

Diakuinya, toko miliknya sempat menjual ikan kaleng tersebut, namun sejauh ini belum ada yang komplain. 

"Sejauh ini belum ada yang komplain,  saya dapat informasi adanya cacing dalam ikan kaleng tersebut justru dari media sosial Facebook. Dan saya langsung menarik seluruh sarden itu dari etalase toko,"jelasnya.

Hal senada juga diucapkan oleh pengelola Family Swalayan di Jalan Budi Kemulyaan Dumai. Saat ramai diperbincangkan pihaknya langsung menarik seluruh ikan kaleng tersebut dari etalase supermarket.

"Ikan kaleng itu sudah kami tarik dan sudah kami kembalikan ke distributor begitu mendengar ramai diperbincangkan di berbagai media, " tambahnya.

(zik/zik)
Tags BPOM PekanbaruCacing ParasitIkan Makarel
Komentar