• Home
  • Kesehatan
  • Warga Dumai Heboh Soal Broadcast 20 Warung Bakso Mengandung Boraks

Warga Dumai Heboh Soal Broadcast 20 Warung Bakso Mengandung Boraks

Hadi Pramono Rabu, 31 Januari 2018 19:41 WIB
DUMAI - Broadcast 20 warung bakso dan kantin sekolah di Kota Dumai yang menjual makanan mengandung boraks membuat resah warga Dumai. Informasi tentang bakso mengandung boraks beredar melalui WhatsApp (WA) dan Facebook (FB).

Dalam broadcast tersebut disebutkan bahwa ada sebanyak 20 warung bakso di Kota Dumai dan kantin sekolah yang menjual makanan mengandung zat berbahaya (boraks). Kandungan Boraks jelas membahayakan kesehatan manusia.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H Paisal SKM MARS saat dikonfirmasi tidak menampik adanya warung bakso dan kantin sekolah yang menjual makanan mengandung boraks.

"Data dari Dinas Kesehatan Kota Dumai mencatat sebanyak sembilan warung bakso diduga menjual makanan mengandung Boraks. Pemeriksaan ini telah kami lakukan sejak Desember 2017 lalu," kata Paisal, Rabu (31/1/2018)

Menurut Paisal, temuan itu bermula saat petugas dari Dinas Kesehatan Kota Dumai didampingi Instansi terkait melakukan pemeriksaan zat berbahaya di warung bakso yang tersebar di Dumai. 

Tim juga menyasar kantin sekolah. Hasilnya, petugas mendapati sejumlah warung bakso dan kantin sekolah positif menjual makanan memgandung boraks. 

Zat berbahaya tersebut ditemukan pada bakso dan mie kuning. Makanan lain yang positif mengandung boraks adalah lontong, kerupuk dan tempe.

Dijelaskan, pihaknya sudah memberi peringatan kepada pengelola warung bakso dan kantin yang kedapatan menjual makanan mengandung Boraks. Dan kami bakal melakukan pemeriksaan kembali jika masih ditemukan akan kami tindak tegas sesuai aturan berlaku.

Petugas juga akan memeriksa tempat produksi mie kuning mengandung boraks. "Saat ini kami tengah melacak keberadaan produsen penjual mie kuning mengandung boraks. Pelacakan ini bekerjasama dengan aparat terkait," tegasnya.

Paisal menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan selektif dalam membeli makanan. Masyarakat harus jeli dalam melihat kondisi fisik makanan yang disajikan, jangan sampai karena salah membeli, akan berakibat buruk bagi kesehatan.

(zik/zik)
Tags BaksoPemko Dumai
Komentar