- Home
- Lingkungan
- Desa Sepahat di Bengkalis Bertekad Jadi Desa Hijau
Desa Sepahat di Bengkalis Bertekad Jadi Desa Hijau
Minggu, 26 Januari 2014 17:58 WIB
BUKIT BATU - Menindaklanjuti program Pemerintah Pusat yang dicanangkan oleh Presiden SBY terkait Penanaman 1 Milyar pohon seluruh Indonesia sejak tahun 2011 lalu, Desa Sepahat kecamatan Bukit Batu bertekad menjadi Desa Hijau.
Desa yang dipimpin Hasan Asyari itu terus melakukan penanaman dan penghijauan di setiap tepi jalan raya atau tempat-tempat umum lainnya
Kepala Desa Sepahat Hasan Asyari mengatakan, bahwa penanaman pohon perlu digiatkan untuk diwariskan kepada anak cucu kelak, selain bermanfaat memeprindah desa, pohon-pohon di tepi jalan serta bunga-bunga yang ditanam juga dapat meminimalisir pencemaran udara oleh kendaraan-kendaraan bermotor yang selalu melintas
“ Penanaman pohon dan juga bunga-bunga ditepi jalan raya desa kami memiliki misi akan menghijaukan desa sepahat, oleh karena itu diharapkan kepedulian bukan hanya datang dari pemerintah desa, tetapi peran serta masyarakat dan perusahaan-perusahaan juga kita harapkan dapat berpartisipasi mendukung penghijauan,” ujar Hasan Asyari
Dikatakan Hasan pihaknya berharap ada regenerasi yang mencintai lingkungan hidup dalam misi penghijauan di desa sepahat ke depan
Menurutnya dalam hal penanaman berbagai pohon bukan hanya asal tanam, tapi harus berkelanjutan dapat menanam sekaligus melakukan pemeliharaan secara kerkesinambungan
“Agar pohon yang ditanam produktif tumbuh bagus sebagaimana mestinya dan banyak bermanfaat bagi lingkungan sekitar, terutama desa kita ini, maka harus dipelihara oleh seluruh masyarakat,”Sebutnya
Lebih lanjut hasan menjelaskan sesuai visi dan misi Presiden Republik Indonesia dalam untuk menanggulangi bencana, seluruh masyarakat harus rajin menanam pohon sejak dini. Amanah ini sudah merambah ke pelosok tanah air hingga ke desa-desa termasuk di desa sepahat sendiri
”Untuk itu mari kita terus bersama-sama mendukung program pemerintah yang sudah dilaksanakan secara nasional ini secara berkesinambungan,” tutup Hasan Asyari. (win)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

