PSTMI Meranti Minta PLN Tak Matikan Listrik Saat Perayaan Imlek
Minggu, 26 Januari 2014 17:55 WIB
SELATPANJANG - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti mengharapkan PLN tidak mati saat perayaan puncak Imlek tanggal 4 Februari 2014 mendatang.
Untuk itu, rencananya Senin (27/1/2014) PSMTI Kepulauan Meranti akan mengirim surat ke PLN Rayon Selatpanjang. Demikian disampaikan Ketua PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti, Grace SAg, ketika ditemui wartawan di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang, Minggu (26/1/2014) pagi.
"Kita mengharapkan PLN kalau bisa tepat perayaan puncak itu jangan sampai mati lampu. Harapan kita ini cuma satu hari saja," kata Grace.
Selain itu, disampaikan Grace lagi, tidak hanya ke PLN, ke Pemda juga mereka akan membicarakan agar untuk perayaan puncak Imlek itu bisa diantisipasi agar tidak ada pemadaman listrik.
Sebab, kata Grace kalau sering-sering mati lampu orang tidak berani untuk pulang ke Selatpanjang mengingat penginapan penuh, sementara di rumah keluarga pasti akan panas kalau mati lampu, terlebih bagi mereka yang membawa anak kecil.
"Kita juga minta bantuan Pemda agar semua pihak bisa berpartisipasi pada acara puncak ini," tambah Grace lagi.
Kata Grace pula, Ia dengan Ketua Panitia Runihal Als Tan Kok Cuan yang juga ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PSMTI Meranti yang akan ke PLN dan Pemda untuk mencari solusi agar listrik tidak mati, disamping harus juga didukung cuaca.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

