- Home
- Lingkungan
- Kades Ungkap Sungai Ketam Putih Memang Tercemar
Kades Ungkap Sungai Ketam Putih Memang Tercemar
Rabu, 26 Maret 2014 15:19 WIB
BENGKALIS - Hampir 15 tahun, Pabrik Sagu yang berada di desa Ketam Putih beroperasi, namun hingga saat ini belum ada satu pihak pun yang memantau dan melakukan tindakan terhadap pencemaran lingkungan terhadap pabrik tersebut.
Pabrik pengolahan sagu didesa ketam Putih itu terindikasi membuang limbah- hasil olahannya ke Sungai yang kini dikenal dengan sungai Ayeng. Alhasil, sungai yang dulunya bisa dimanfaatkan masyarakat setempat, kini air sungai sudah sedikit berubah warna bahkan berbau busuk.
Saat dihubungi wartawan Kepala Desa Ketam Putih Yusuf, Rabu (26/3/2014) mengakui bahwa sungai didesanya itu memang sudah terindikasi tercemar. Namun dibeberkannya hingga saat ini dirinya belum bisa berbuat apa- apa lantaran masih baru menjabat sebagai kepala desa ketam Putih.
"Benar sudah 15 tahun beroperasi, Memang sungai itu juga sudah tercamar, namun saya masih baru untuk melakukan peneguran nanti apa kata masyarakat saya yang sehari-harinya bekerja disitu, Ungkap Kades.
Sementara itu, Kepala dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Bengkalis Ismail melalui Kabid Industri Agro Sarial saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya tidak pernah memantau operasi kilang sagu yang berada di desa ketam Putih tersebut.
"Ya benar Izinnya dari Perindag, namun kami tidak pernah melakukan pemantau lantaran kalau dikaitkan dengan pencemaran lingkungan itu urusannya di Badan lingkungan hidup (BLH)," pungkasnya.***(Sabri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

