- Home
- Lingkungan
- Pengerjaan Drainase Lambat, Pengawasan PU Dumai Lemah
Pengerjaan Drainase Lambat, Pengawasan PU Dumai Lemah
Selasa, 11 Maret 2014 15:56 WIB
DUMAI - Lambatnya proses pengerjaan drainase Jalan Kamboja tampaknya menimbulkan banyak kerugian yang ditanggung masyarakat. Sehingga kondisi ini membuat warga semakin geram dengan kinerja Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan kontraktor.
Ketua RT 15, Tengku Khaidir mengatakan, pengawasan PU terhadap kontraktor dinilai sangat lemah. Terbukti selama proses penggerjaan drainase berlangsung tidak pernah batang hidung pengawas dari Dinas PU terlihat di lapangan oleh warga.
"Selama proyek ini dikerjakan oleh kontraktor, pengawas dari Dinas PU saja tidak ada. Melihat kondisi itu sangat berdampak pada pengerjaan menjadi terbengkalai, dan semua itu akibat kelalaian pihak PU," katanya, Selasa (11/3/14).
Selain itu, kualitas drainase tidak maksimal karena lebih memikirkan keuntungan. Padahal manfaatnya bukan untuk satu atau dua tahun. Seharusnya dengan banyaknya keluhan masyarakat PU harus menurunkan pengawas dan konsultan untuk stand by.
"Jangan hanya duduk dibelakang meja menunggu laporan. Kelalaian penggerjaan ini tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada kontraktor tapi karena ini juga merupakan tupoksi PU untuk mengawasinya," kata dia geram.
Dikatakan dia, kalaulah pengawasan ada, tidak mungkin kelalaian pekerjaan ini akan terjadi, bahkan kerusakan rumah warga Kamboja mungkin bisa diatasi. Jadi ditegaskan kepada Dinas PU agar menurunkan pengawas dan konsultannya.
"Saya minta kepada PU untuk mengawasi pekerjaan kontraktor. Karena ini menyangkut hajat orang banyak, dan program ini dimanfaatkan bukan satu atau dua tahun saja," tegas dia menyarankan kepada pemerintah.
Senada juga disampaikan Ketua RT 10, Zainal Abidin menyatakan kecewa dengan sikap Dinas PU karena rendahnya pengawasan di lapangan.
"Jadi apa fungsinya konsultan dan pengawas lapangan bila tidak pernah memantau pekerjaan di lapangan. Kalau tau begini lebih bagus masyarakat Kamboja mengerjakan secara bersama-sama," akunya.
Terlalu banyak keluhan masyarakat Kamboja terhadap penggerjaan drainase ini. Harapan awal warga perbaikan drainase bukan lah seperti ini.
"Kerugian yang ditanggung warga telah banyak mulai waktu dan ketakutan, apalagi sudah memasuki musim penghujan banjir sudah menghantui fikiran warga," pungkasnya.
Terkait itu perwakilan Dinas PU, Prapto mengatakan, sesuai dengan kesepakatan awal PU sudah menggesa kontraktor agar secepatnya menaggani hal ini, sembari mengatakan proses pergantian kerusakan ditanggung oleh kontraktor sesuai bunyi surat pernyataan sebelumnya.
Sementara pihak Kontraktor PT Bintang Timur Terang, Iwit mengatakan bersedia juga penggerjaan drainase Kamboja disisi kanan dikerjakan, dengan mengkerahkan seluruh pekerja.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

