- Home
- Lingkungan
- Petugas Pemadam Sulit Jangkau Lokasi Karhutla di Dumai
Petugas Pemadam Sulit Jangkau Lokasi Karhutla di Dumai
Senin, 10 Maret 2014 11:51 WIB
DUMAI - Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Dumai sulit dijangkau petugas pemadam kebakaran. Adapun lokasi yang sulit dijaungkau petugas diantaranya, Kelurahan Batu Tritip Kecamatan Sungai Sembilan.
Kepala BPBD Dumai Noviar Indra Putra Nasution ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, banyak lokasi kebakaran yang tidak bisa dicapai armada Damkar. Sehingga kobaran api terus menjalar.
"Daerahnya sangat jauh, sedangkan api terus menjalar. Kita tidak bisa masuk ke sana, akses jalan untuk menuju lokasi itu susah dijangkau armada Damkar. Kami sangat kesulitan untuk melakukan pemadaman," ujarnya, Senin (10/3/14).
Sedangkan di daerah terjangkau saja, kata dia, pihak BPBD dan tim damkar lainnya masih kewalahan. Karena, sumber air sulit di dapat, sementara kanal-kanal di dalam hutan dalam kondisi kering.
"Kalau bisa ada hujan buatan atau bom air ini lebih membantu. Hujan buatan atau bom air itu kewenangan BPBD Provinsi. Kami sekarangan ini hanya bisa pasrah dan melakukan pemadaman dengan semampu kita," katanya.
Noviar menghimbau kepada semua pasukan pemadam kebakaran di Dumai untuk terus bekerja keras. Karena belum bisa diprediksi titik-titik kebakaran tersebut. Dengan kerja keras ini akan mampu memadamkan api di Dumai.
"Sewaktu-waktu bisa saja api muncul kembali. Tentu semua pihak harus saling membantu. Kami disini hanya ingin kebersamaan dan keterlibatan seluruh perusahaan untuk melakukan pemadaman," pungkasnya.***(adi)
Kepala BPBD Dumai Noviar Indra Putra Nasution ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, banyak lokasi kebakaran yang tidak bisa dicapai armada Damkar. Sehingga kobaran api terus menjalar.
"Daerahnya sangat jauh, sedangkan api terus menjalar. Kita tidak bisa masuk ke sana, akses jalan untuk menuju lokasi itu susah dijangkau armada Damkar. Kami sangat kesulitan untuk melakukan pemadaman," ujarnya, Senin (10/3/14).
Sedangkan di daerah terjangkau saja, kata dia, pihak BPBD dan tim damkar lainnya masih kewalahan. Karena, sumber air sulit di dapat, sementara kanal-kanal di dalam hutan dalam kondisi kering.
"Kalau bisa ada hujan buatan atau bom air ini lebih membantu. Hujan buatan atau bom air itu kewenangan BPBD Provinsi. Kami sekarangan ini hanya bisa pasrah dan melakukan pemadaman dengan semampu kita," katanya.
Noviar menghimbau kepada semua pasukan pemadam kebakaran di Dumai untuk terus bekerja keras. Karena belum bisa diprediksi titik-titik kebakaran tersebut. Dengan kerja keras ini akan mampu memadamkan api di Dumai.
"Sewaktu-waktu bisa saja api muncul kembali. Tentu semua pihak harus saling membantu. Kami disini hanya ingin kebersamaan dan keterlibatan seluruh perusahaan untuk melakukan pemadaman," pungkasnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

