- Home
- Lingkungan
- Polisi Sebut Lahan Perusahaan Dibakar Warga
Polisi Sebut Lahan Perusahaan Dibakar Warga
Selasa, 11 Maret 2014 15:15 WIB
PEKANBARU- Kebakaran hutan dan lahan di Riau ternyata juga terjadi di sejumlah areal milik perusahaan. Menurut polisi, ada sejumlah lahan yang terbakar di areal perusahaan karena dibakar warga. Warga mengklaim bahwa tanah perusahaan yang dibakar itu adalah milik mereka.
Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, kepada wartawan, Selasa (11/3/14) di Landasan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin. Ia juga mengatakan, pihaknya belum menemukan bukti keterlibatan perusahaan membakar lahan. "Dugaan sementara, warga yang membakar lahan perusahaan karena ingin mendudukinya," katanya.
"Lahan perusahaan, tanggung jawab perusahaan, jika lalai bisa juga melanggar hukum karena kelalaian. Jika perusahaan terbukti sengaja atau lalai dalam kasus ini, kami tindak tegas sesuai aturannya," tegas Guntur.
Guntur menambahkan, saat ini, selain menangkap pelaku pembakar lahan dan menyelidiki keterlibatan perusahaan, polisi bersama anggota TNI dan pihak terkait lainnya, memfokuskan pemadaman api. "Kami utamakan dulu pemadaman api dan penanggulangan bencana asap ini. Pelaku tetap diselidiki," tegas Guntur. ***(gem)
Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, kepada wartawan, Selasa (11/3/14) di Landasan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin. Ia juga mengatakan, pihaknya belum menemukan bukti keterlibatan perusahaan membakar lahan. "Dugaan sementara, warga yang membakar lahan perusahaan karena ingin mendudukinya," katanya.
"Lahan perusahaan, tanggung jawab perusahaan, jika lalai bisa juga melanggar hukum karena kelalaian. Jika perusahaan terbukti sengaja atau lalai dalam kasus ini, kami tindak tegas sesuai aturannya," tegas Guntur.
Guntur menambahkan, saat ini, selain menangkap pelaku pembakar lahan dan menyelidiki keterlibatan perusahaan, polisi bersama anggota TNI dan pihak terkait lainnya, memfokuskan pemadaman api. "Kami utamakan dulu pemadaman api dan penanggulangan bencana asap ini. Pelaku tetap diselidiki," tegas Guntur. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

