- Home
- Lingkungan
- Proyek Pembangunan Drainase Tingalkan Jejak Buruk
Proyek Pembangunan Drainase Tingalkan Jejak Buruk
Selasa, 28 Oktober 2014 16:51 WIB
DUMAI - Proyek pembangunan drainase di Kota Dumai meninggalkan jejak buruk. Kerapian bangunan yang dinilai masyarakat sebagi parit modern ini memberikan jejak hitam.
Bagaimana tidak, mahalnya program drainase yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui rekanan kerja ini, ternyata menyisakan kerusakan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang bernilai hingga Rp400 juta lebih.
Pemeritah Kota Dumai sedang menggesa pembangunan, guna pengentasan musibah banjir yang kerap terjadi di Kota Dumai. Kini Kota Dumai mulai melakukan pembangunan sejumlah drainase, yang diharapkan dapat meminimalisir banjir yang terjadi.
Sejak pertengahan tahun ini, Pemko Dumai melalui Dinas PU Kota Dumai melakukan pembangunan drainase. Drainase ini mengahabiskan anggaran hingga miliyaran rupiah, dengan melibatkan sejumlah rekanan kerja.
Namun berlangsungnya kegiatan pembangunan drainase ternyata bukan hanya dapat meminimalisir banjir, pembangunan drainase di sejumlah titik juga turut merusak aset daerah Kota Dumai, yakni pipa air bersih yang berada didalam bawah tanah.
Dikonfirmasi wartawan, Selasa(28/10/14), Direktur PT. Tirta Dumai Bersemai Abdul Rahmansyah, mengatakan pengerjaan pembangunan drainase telah merusak puluhan meter batang pipa air bersih, terutama pipa yang berada di lokasi sentral sebelumnya.
"Kerusakan itu terjadi karena rekanan kerja Dinas PU melakukan pemotongan pipa yang mengganggu sistem kerja pembuatan drainase," ungkap Rahmansyah.
Sementara itu untuk kerugian ini, PDAM mencatat berkisar Rp.200 juta hingga Rp.400 juta. Namun nilai ini belum merupakan nilai akhir, bisa saja bertambah mengingat kerjaan belum selesai sepenuhnya.
"Kerugian yang sudah kami catat ini, sudah kami serahkan kepada pihak Dinas PU Kota Dumai, agar disikapi dengan tanggap," sebutnya.
Sementara itu menurut komunikasi singkat dirinya dengan pihak Dinas PU, PU menjawab rekanan kerja bersedia mengganti atas kerugian yang terjadi.
Dalam kesempatan ini, Rahmansyah juga menyampaikan harapannya agar kerusakan pipa ini dapat segera diperbaiki. Karena bila tidka diperbaiki keinginan masyarakat Kota Dumai memiki air bersih hanyalah sebatas mimpi.***(Silvia)
Bagaimana tidak, mahalnya program drainase yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui rekanan kerja ini, ternyata menyisakan kerusakan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang bernilai hingga Rp400 juta lebih.
Pemeritah Kota Dumai sedang menggesa pembangunan, guna pengentasan musibah banjir yang kerap terjadi di Kota Dumai. Kini Kota Dumai mulai melakukan pembangunan sejumlah drainase, yang diharapkan dapat meminimalisir banjir yang terjadi.
Sejak pertengahan tahun ini, Pemko Dumai melalui Dinas PU Kota Dumai melakukan pembangunan drainase. Drainase ini mengahabiskan anggaran hingga miliyaran rupiah, dengan melibatkan sejumlah rekanan kerja.
Namun berlangsungnya kegiatan pembangunan drainase ternyata bukan hanya dapat meminimalisir banjir, pembangunan drainase di sejumlah titik juga turut merusak aset daerah Kota Dumai, yakni pipa air bersih yang berada didalam bawah tanah.
Dikonfirmasi wartawan, Selasa(28/10/14), Direktur PT. Tirta Dumai Bersemai Abdul Rahmansyah, mengatakan pengerjaan pembangunan drainase telah merusak puluhan meter batang pipa air bersih, terutama pipa yang berada di lokasi sentral sebelumnya.
"Kerusakan itu terjadi karena rekanan kerja Dinas PU melakukan pemotongan pipa yang mengganggu sistem kerja pembuatan drainase," ungkap Rahmansyah.
Sementara itu untuk kerugian ini, PDAM mencatat berkisar Rp.200 juta hingga Rp.400 juta. Namun nilai ini belum merupakan nilai akhir, bisa saja bertambah mengingat kerjaan belum selesai sepenuhnya.
"Kerugian yang sudah kami catat ini, sudah kami serahkan kepada pihak Dinas PU Kota Dumai, agar disikapi dengan tanggap," sebutnya.
Sementara itu menurut komunikasi singkat dirinya dengan pihak Dinas PU, PU menjawab rekanan kerja bersedia mengganti atas kerugian yang terjadi.
Dalam kesempatan ini, Rahmansyah juga menyampaikan harapannya agar kerusakan pipa ini dapat segera diperbaiki. Karena bila tidka diperbaiki keinginan masyarakat Kota Dumai memiki air bersih hanyalah sebatas mimpi.***(Silvia)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

