Distanbun Rohil Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik
Selasa, 28 Oktober 2014 09:49 WIB
BAGAN SINEMBAH - Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hilir, menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran ternak sapi bagi petani perkebunan tahun anggaran 2014.
Langkah ini dilakukan sangat membantu masyarakat petani perkebunan untuk mendapatkan pupuk yang memiliki kualitas bagus. Dan dari sisi pupuk kimia yang semakin mahal dan yang banyak digunakan oleh hampir seluruh petani sawit dan perkebunan hortikultura dalam jangka pendek.
Langkah yang dilakukan Distanbun Rohil yakni, di Paket A, Desa Sukamaju, Senin (27/10) Bagan Sinembah, dan dilaksnakan di Rumah Pengelola Pupuk Organik (RPPO) di desa tersebut. Dalam acara tersebut, Distanbun Rohil melibatkan narasumber dari Dinas Perkebunan Provinsi dan pihak Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Sumatera Utara.
Kepala Dinas Perkebuan Rohil, Syahril SSos dalam acara itu mengatakan, hal ini dinilainya sangat tepat untuk membantu masyarakat petani perkebunan untuk mengambil sikap dalam memilih pupuk yang bagus untuk tanaman perkebunan jangka panjang tanpa banyak mengeluarkan biaya besar.
"Langkah pelatihan ini kita ambil, tidak lain tidak bukan, untuk memberikan pengertian kepada masyarakat petani perkebunan tentang pentingnya pupuk organik didalam perkebunan. Karena pupuk organik semacam kotoran, atau sampah yang dinilai tidak bergunan tapi kalau sudah di olah dan dipermentasikan, dapat menjadikan hasil perkebunan yang bagus dari pada hasil pupuk kimia," ujar Syahril.
Ditempat yang sama, pihak PPKS Sumut, Yusuf ketika diwawancarai juga mengatakan hal sedemikian. Namun pihaknya tidak akan berhenti untuk terus membagikan ilmu mengenai betapa bagusnya menggunakan pupuk organik daripada pupuk kimia. "Sebab, kalau pupuk kimia, itu untuk jangka pendek dan tanaman pun tidak bertahan baik walaupun hasil memuaskan," terangnya.
Akan tetapi kata dia lagi, kalau organik, itu bagus bagi tanaman jangka panjang dan hasilnya memuaskan. "Sedangkan untuk tanahnya, juga tidak pernah kering. Karena, pupuk organik itu, meberikan penyburan yang baik bagi tanah dan tanaman kedepannya," urainya.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

