Seekor Beruang Madu Ditemukan Mati Terjerat di Rohul

Senin, 11 Mei 2015 20:03 WIB
ROKAN HULU - Seekor beruang madu ditemukan mati terjerat oleh warga Desa Langkitin, Kecamatan Rambahsamo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Beruang ini mati karena kena jerat babi yang dipasang warga.

Sayangnya, empedu, taring, dan kuku beruang madu sudah hilang diambil oleh oknum tidak bertanggungjawab. Hal itu terlihat dari perut beruang yang mengalami robek diduga disayat pakai benda tajam.

Kepala Polres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kepala Polsek Rambahsamo Iptu Dasril mengatakan beruang madu tersebut mati karena terjerat jerat babi di kawasan hutan, dekat perkebunan kelapa sawit milik warga Langkitin, pada Ahad (10/5/15) siang kemarin, sekira pukul 13.00 WIB.

Beruang mati dilaporkan oleh warga Langkitin berinisial Bd. Setelah dicek oleh Anggota Polsek Rambahsamo, beberapa pemuda tanggung terlihat menggotong hewan dilindungi negara dari semak belukar.

"Karena saat itu (Ahad kemarin) sungai sedang banjir, maka beruang madu yang sudah jadi bangkai tak dibawa. Tapi dikuburkan di kebun warga," jelas Iptu Dasril kepada wartawan, Senin (11/5/15).

Iptu Dasril mengakui hilangnya taring, empedu, dan kuku beruang madu tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polsek Rambahsamo.

"Kita lakukan Lidik karena beruang madu merupakan salah satu hewan yang dilindungi (negara). Karena kejadian dekat hutan, maka agak sulit melakukan Lidik. Kami sedang mencari saksi yang melihat saat ini," terang Iptu Dasril di ujung telepon.

Untuk diketahui, kejadian beruang madu mati akibat dibunuh warga sudah ke dua kalinya terjadi di Kabupaten Rohul. Sebelumnya, seekor beruang madu yang nekat masuk pemukiman warga juga mati dibunuh warga Desa Menaming, Kecamatan Rambah.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar