- Home
- Lingkungan
- Timbulkan Keluhan Masyarakar, Lurah Bagan Besar Panggil Penggali Pipas Gas PGN
Timbulkan Keluhan Masyarakar, Lurah Bagan Besar Panggil Penggali Pipas Gas PGN
Hadi Pramono Kamis, 18 Oktober 2018 16:16 WIB
DUMAI - Pemerinta Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur memanggil perusahaan pelaksana pengerjaan Pipa Gas Negara. Hal tersebut menyusul banyaknya keluhan masyarakat terhadap dampak dari penggalian pipa tersebut.
Terhadap banyaknya laporan masyarakat atas kinerja pihak perusahaan penggali pipa gas negara di wilayah Bagan Besar tersebut membuat pihak Kelurahan Bagan Besar memanggil PT Wahana untuk menyikapi keluhan dari maayarakat.
Hal tersebut dengan pertimbangan bahwa pekerjaan tersebut merusak halaman rumah maayarakat. Pasalnya, setelah kegiatan penggalian tidak ditindaklanjuti lagi seperti keadaan semula.
Hal ini disikapi dengan dilakukannya rapat bersama pihak Kelurahan Bagan Besar yang berlangsung di Kantor Lurah Bagan Besar Bukit Kapur.
Dipimpin Lurah Bagan Besar Hendri Beni, rapat diikuti Babinsa Bagan Besar Koptu Jabbar, Bhabinkamtibmas Bagan Besar Johanes Butar Butar serta Ketua RT yang lingkungannya terkena akses penggalian pipa.
Turut serta juga tokoh masyarakat yang diwakili Ridwan Adnan. Lurah Bagan Besar Hendri Beni menyampaikan pada Selasa (17/10), melihat kinerja pelaksanaan penggalian Pipa PGN buruk alias semerawut.
Hal itu diperkuat dengan laporan maayarakat dan ketua RT. Tuntutan masyarakat dan Ketua RT agar hasil kerja penggalian pipa yang tanahnya terkena harus diperbaiki dan ditimbun seperti semula. Hal ini perlu jadi perhatian khusus pihak perusahaan.
Dalam rapat ini pihak perusahaan pekerjaan pipa PGN PT Wahana yang dihadiri Humas H Azwan Anwar menyampaikan, terhadap keluhan ini pihaknya berjanji melakukan perbaikan jalan atau tanah masyarakat yang terkena penggalian.
Caranya dengan maksimal akan penimbunan dan pengecoran jalan tersebut untuk mempermudah akses masyarakat. Dalam hal ini akan dilakukan pendataan masyarakat yang tanahnya terkena dampak penggalian ini untuk diusahakan keadaan seperti sediakala.
Masyarakat menilai perusahaan penggalian pipa PGN dalam pekerjaan tersebut kurang maksimal, bahkan merusak jalan masyarakat tanpa melakukan upaya perbaikan.
Karena itu dipandang perlu adanya tindakan yang tegas dari pemerintah nantinya. Pertemuan tersebut berlangsung alot dan masyarakat mengultimatum agar segera dilakukan perbaikan secara maksimal.
Sumber: Dumai Pos News
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Satgas Nataru 2021 PGN Jaga Pasokan Gas Bumi Aman Selama Nataru 2022
-
Ekbis
Dukung Satgas RAFI 2021, PGN Pastikan Keamanan Infrastruktur dan Layanan Gas Bumi
-
Sosial
Pertagas Salurkan Bantuan Sosial dan Ekonomi di 5 Daerah di Riau
-
Ekbis
Dalam Rangka Bulan K3, Pertagas Pastikan Kelancaran Proyek Pipa Rokan
-
Ekbis
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG
-
Ekbis
Perkuat Peran Subholding Gas, PGN Luncurkan Sapta Program Gasifikasi Nasional

