- Home
- Lingkungan
- Wawako Dumai Pimpin Apel Peringatan HLH 2014
Wawako Dumai Pimpin Apel Peringatan HLH 2014
Selasa, 17 Juni 2014 16:46 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2014 dengan menggelar apel peringatan dengan inspektur upacara Wakil Walikota setempat Agus Widayat, di Lapangan Komplek Perkantoran Terpadu, Jalan HR Subrantas..
Agus ketika itu, Selasa (17/6/14) menyebutkan, pemerintah mengingatkan agar setiap manusia senantiasa sadar dengan lingkungan sekitar, karena segala perilaku dan perbuatan yang menyangkut lingkungan akan beresiko terhadap kehidupan manusia.
"Diharapkan momen hari lingkungan hidup ini menyadarkan kita untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di daerah pesisir yang akan beresiko besar terjadi bencana jika masyarakat tidak menjaga dan melestarikan lingkungan," katanya.
Menurutnya, salah satu penyebab kerusakan lingkungan yang perlu diantisipasi adalah perubahan iklim akibat pemanasan global yang berdampak terhadap kehidupan di muka bumi.
Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya frekuensi hujan dengan instensitas yang sangat tinggi, ketidakpastian musim hujan maupun kemarau, dan munculnya berbagai bencana seperti kekeringan, badai, banjir dan longsor.
"Saat ini masih ditemukan berbagai bencana disebabkan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berwawasan lingkungan hidup, sehingga perlu dilakukan koreksi mendalam agar pengelolaan dan pemanfaatan dapat mensejahterakan masyarakat dan tidak menimbulkan bencana," terangnya.
Selain komitmen pemerintah, lanjutnya, keterlibatan semua pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan. Pemerintah dituntut menyusun program pro rakyat serta memfasilitasi kebutuhan rakyat dan masyarakat dibutuhkan keterlibatannya dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Peringatan hari lingkungan hidup 2014 ini diharapkan menjadi momentum pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup secara lebih konsisten dengan komitmen yang lebih tinggi serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara arif.
"Perhatian terhadap kerusakan serta dampak perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Kesamaan pandang dan langkah antara pemerintah dan pemerintah daerah perlu lebih ditingkatkan," harapnya.
Upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup dihadiri para pimpinan daerah, sejumlah kepala badan, dinas, kantor, bagian, camat dan lurah se-Dumai serta penggiat lingkungan dan unsur masyarakat.***(din)
Agus ketika itu, Selasa (17/6/14) menyebutkan, pemerintah mengingatkan agar setiap manusia senantiasa sadar dengan lingkungan sekitar, karena segala perilaku dan perbuatan yang menyangkut lingkungan akan beresiko terhadap kehidupan manusia.
"Diharapkan momen hari lingkungan hidup ini menyadarkan kita untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di daerah pesisir yang akan beresiko besar terjadi bencana jika masyarakat tidak menjaga dan melestarikan lingkungan," katanya.
Menurutnya, salah satu penyebab kerusakan lingkungan yang perlu diantisipasi adalah perubahan iklim akibat pemanasan global yang berdampak terhadap kehidupan di muka bumi.
Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya frekuensi hujan dengan instensitas yang sangat tinggi, ketidakpastian musim hujan maupun kemarau, dan munculnya berbagai bencana seperti kekeringan, badai, banjir dan longsor.
"Saat ini masih ditemukan berbagai bencana disebabkan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berwawasan lingkungan hidup, sehingga perlu dilakukan koreksi mendalam agar pengelolaan dan pemanfaatan dapat mensejahterakan masyarakat dan tidak menimbulkan bencana," terangnya.
Selain komitmen pemerintah, lanjutnya, keterlibatan semua pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan. Pemerintah dituntut menyusun program pro rakyat serta memfasilitasi kebutuhan rakyat dan masyarakat dibutuhkan keterlibatannya dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Peringatan hari lingkungan hidup 2014 ini diharapkan menjadi momentum pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup secara lebih konsisten dengan komitmen yang lebih tinggi serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara arif.
"Perhatian terhadap kerusakan serta dampak perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Kesamaan pandang dan langkah antara pemerintah dan pemerintah daerah perlu lebih ditingkatkan," harapnya.
Upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup dihadiri para pimpinan daerah, sejumlah kepala badan, dinas, kantor, bagian, camat dan lurah se-Dumai serta penggiat lingkungan dan unsur masyarakat.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

