Kemenag Dumai: Dari 296, Baru 60 Calon Haji Lunasi BPIH
Selasa, 17 Juni 2014 17:19 WIB
DUMAI - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai menyatakan baru sekitar 60-an orang calon jemaah haji tahun 2014 yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dari jumlah peserta diperkirakan mencapai 296 orang.
"Sejak dibuka pelunasan biaya haji per 11 Juni lalu, sudah ada sekitar 60-an calon jemaah yang menyelesaikan sesuai besaran ditetapkan pemerintah," kata Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Penyelenggaraan Haji Kemenag Kota Dumai Zakaria, Selasa (17/6/14).
Dia menjelaskan, pelunasan ongkos perjalanan haji dikerjasamakan dengan sejumlah bank milik pemerintah seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri dan Bank RiauKepri yang memiliki kantor cabang di Kota Dumai.
Dalam pelaksanaan pembayaran BPIH tersebut, diakui dia, para calon jemaah mengalami kendala pada sistem pendataan nomor calon jemaah antara pihak bank di kantor pusat dengan yang ada di daerah, sehingga menghambat transaksi pelunasan BPIH.
Ia meyakini kondisi tersebut terjadi bukan karena ketidaksiapan pihak bank dalam melayani pelunasan BPIH, namun akibat banyaknya permintaan untuk pembayaran calon peserta haji dan masalah itu secepatnya akan mereka tangani.
"Kita harapkan pihak bank agar dapat menginformasikan tatacara pembayaran kepada calon jemaah, karena waktu pelunasan BPIH ini tidak panjang dan terbatas," sebutnya.
Keterlambatan pelunasan BPIH hingga batas waktu yang ditentukan, lanjutnya, menyebabkan tertunda keberangkatan, sehingga akan merugikan para calon jemaah. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada calon peserta musim haji 2014 itu, agar segera menyelesaikan pelunasan ongkos secepatnya dengan tidak menunggu kurs rupiah terhadap dolar AS turun.
Berdasarkan data Kemenag Kota Dumai, daftar antrian calon jemaah haji yang sudah mendaftar mencapai ribuan orang atau diperkirakan untuk keberangkatan musim haji hingga tahun 2028.
Sejauh ini, Kemenag juga telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan ibadah haji diantaranya seperti menggelar kegiatan manasik baik di tingkat kecamatan dan kota serta pemeriksaan kesehatan tahap pertama.***(adi)
"Sejak dibuka pelunasan biaya haji per 11 Juni lalu, sudah ada sekitar 60-an calon jemaah yang menyelesaikan sesuai besaran ditetapkan pemerintah," kata Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Penyelenggaraan Haji Kemenag Kota Dumai Zakaria, Selasa (17/6/14).
Dia menjelaskan, pelunasan ongkos perjalanan haji dikerjasamakan dengan sejumlah bank milik pemerintah seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri dan Bank RiauKepri yang memiliki kantor cabang di Kota Dumai.
Dalam pelaksanaan pembayaran BPIH tersebut, diakui dia, para calon jemaah mengalami kendala pada sistem pendataan nomor calon jemaah antara pihak bank di kantor pusat dengan yang ada di daerah, sehingga menghambat transaksi pelunasan BPIH.
Ia meyakini kondisi tersebut terjadi bukan karena ketidaksiapan pihak bank dalam melayani pelunasan BPIH, namun akibat banyaknya permintaan untuk pembayaran calon peserta haji dan masalah itu secepatnya akan mereka tangani.
"Kita harapkan pihak bank agar dapat menginformasikan tatacara pembayaran kepada calon jemaah, karena waktu pelunasan BPIH ini tidak panjang dan terbatas," sebutnya.
Keterlambatan pelunasan BPIH hingga batas waktu yang ditentukan, lanjutnya, menyebabkan tertunda keberangkatan, sehingga akan merugikan para calon jemaah. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada calon peserta musim haji 2014 itu, agar segera menyelesaikan pelunasan ongkos secepatnya dengan tidak menunggu kurs rupiah terhadap dolar AS turun.
Berdasarkan data Kemenag Kota Dumai, daftar antrian calon jemaah haji yang sudah mendaftar mencapai ribuan orang atau diperkirakan untuk keberangkatan musim haji hingga tahun 2028.
Sejauh ini, Kemenag juga telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan ibadah haji diantaranya seperti menggelar kegiatan manasik baik di tingkat kecamatan dan kota serta pemeriksaan kesehatan tahap pertama.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

