• Home
  • Maritim
  • Mafia Narkoba Internasional Manfaatkan Pelabuhan Kecil Loloskan Barang Haram

Mafia Narkoba Internasional Manfaatkan Pelabuhan Kecil Loloskan Barang Haram

Selasa, 20 Oktober 2015 23:24 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro meminta kepada pemerintah tidak memperbanyak terminal pelabuhan di perbatasan. Dia beralasan, banyaknya pelabuhan akan mempermudah bandar jaringan narkoba kelas internasional memasok narkotika ke Indonesia.

"Penyelundupan narkotika karena terlalu banyak pelabuhan, jumlah pelabuhan sebaiknya dikurangi. Pelabuhan kecil bukan reguler ini dalam salah satu pencegahan di perbatasan. Salah satunya membatasi barang-barang impor," pinta Bambang di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (20/10).

Selain itu, Bambang mengapresiasi langkah kerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Direktorat Jendral Bea Cukai Kementerian Keuangan, berantas narkoba. Sehingga memotong jalur peredaran barang haram tersebut.

"Ini adalah wujud nyata kerjasama yang baik antar unit pemerintah Bea Cukai dan BNN. Mereka itu yang paling bertanggung jawab memotong jaringan narkoba," paparnya.

Lebih jauh, Bambang berharap peran Bea Cukai ke depannya sering dipakai untuk ikut pemberantasan narkoba. Namun, pihaknya tetap berkoordinasi kepada BNN selaku badan yang bertanggungjawab atas masalah ini.

"Dan ini tugas kami melindungi masyarakat dari obat-obatan terlarang, 3 juta orang yang diselamatkan," sambungnya.

Sebelumnya BNN bersama Dirjen Bea cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 270 Kilogram sabu di Medan. Ratusan kilogram sabu itu dimasukkan ke tabung filter air oleh sindikat jaringan internasional.

(mdk/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags BNNNarkoba
Komentar