Wako Dumai Pimpin Upacara Peringatan Peristiwa Laut
Rabu, 15 Januari 2014 19:49 WIB
DUMAI - Untuk mengenang dan memperingati peristiwa heroik di Laut Aru 22 tahun lalu, dimana tiga kapal cepat TNI Angkatan Laut, yakni KRI Macan Tutul, KRI Harimau dan KRI Macan Kumbang berperang menghadapi kapal perang Belanda yang lebih modern dan canggih masa itu.
Pada peristiwa itu, Komodor Yos Sudarso yang menjabat Deputi Kasal on Board di atas KRI Macan Tutul akhirnya gugur sebagai pahlawan. Untuk mengenang peristiwa heroik tersebut, TNI AL menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Dharma Samudra.
Di Kota Dumai, peringatan Hari Dharma Samudra diperingati lewat upacara di atas geladak KRI Kaltedung milik TNI AL Dumai.
Peringatan Dharma Samudera juga ditandai dengan pelarungan karangan bunga ke laut sambil berlayar di Alur Pelayaran Timur Perairan Dumai, Rabu (15/1) pagi.
Walikota Dumai, Khairul Anwar bertindak sebagai Inspektur upacara dengan Komandan Upacara Letda Laut R. Dongoran.
Danlanal Kota Dumai, Kolonel Laut Budi siswanto usai Upacara Hari Dharma Samudra 2014, di Kapal KAL Tedung menyebutkan, sebagai generasi penerus bangsa dan prajurit matra Laut pengawal samudera, sikap ksatria dan rela berkorban yang ditunjukkan pendahulu kita sudah seharusnya dijadikan contoh dan suri tauladan bagi semua.
Seyogyanya, kita dapat meneladani nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pahlawan samudra, seperti semangat pengabdian yang tulus, ikhlas, pantang menyerah dan rela berkorban demi menjaga harkat dan martabat bangsa.
Momentum peringatan ini, hendaknya digunakan untuk membangkitkan tekad dan semangat kita ‘Tetap tegar dan pantang menyerah’ dalam menghadapi berbagai ancaman, gangguan hambatan dan tantangan yang senantiasa mengancam kedaulatan NKRI.
"Kita berharap, semua dapat mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan, patriotik dan kepahlawanan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita sebagai kontribusi positif dan karya nyata dari segenap prajurit matra laut.
Untuk itu, dalam upaya mewujudkan TNI Angkatan Laut berkelas dunia yang handal dan disegani, dibutuhkan komitmen bersama dan diikuti sumber daya manusia yang profesional, penuh karakter, integritas serta kinerja yang tinggi,” tuturnya.
Usai upacara Hari Dharma Samudera, dari dermaga B Pelindo Dumai dilanjutkan dengan berlayar di Alur Pelayaran Timur Perairan Kota Dumai.
Saat berlayar, Khairul Anwar didampingi istri, Hj. Nefi Agustina Khairul bersama Danlanal, Kolonel Laut (P) Budi Siswanto, Kapolres, AKBP yudi Kurniawan, Kajari, Eko Siwi Iriani, Komandan Sat Radar 232, Mayor Lek Emil Syarif serta undangan lain melakukan tabur bunga di laut sebagai tanda menghormati jasa-jasa pahlawan yang gugur dalam mempertahankan NKRI. (egy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

