• Home
  • Nasional
  • BPOM Pekanbaru Ungkap 3 Merek Sarden Mengandung Cacing

BPOM Pekanbaru Ungkap 3 Merek Sarden Mengandung Cacing

Indo Satu Kamis, 22 Maret 2018 11:57 WIB
BPOM Pekanbaru Ungkap 3 Merek Sarden Mengandung Cacing.
JAKARTA - Kepala Balai Besar Pengawas Obat & Makanan (BPOM) Pekanbaru, Kashuri, mengatakan cacing yang ditemui di tiga merek ikan makarel kaleng adalah jenis Anisakis Spesies. “Bukan cacing pita semisal informasi yang beredar,” kata Kashuri, Rabu, 21 Maret 2018.

Kashuri menduga, keberadaan cacing pada sarden itu diakibatkan pengemasan yang tidak higienis. Pada dasarnya kata dia, cacing itu sebenarnya sudah ada pada perut ikan makarel. Namun cacing bakal mati waktu proses sterilisasi pengalengan.

“Masyarakat jangan salah persepsi, ini cacing yang sudah mati sebab pada proses pengalengan sarden itu ada sterilisasi dengan suhu di atas 100 derajat, bukan cacing hidup sebab kemasakan rusak,” tuturnya.

Ia mengatakan ada tiga merek ikan makarel kaleng yang terbukti mengandung cacing beredar di sejumlah wilayah Riau yakni Farmerjack, Hoki & IO yang diduga berasal dari Singapura.

Kashuri mengimbau kepada masyararakat di Riau segera melaporkan kepada Balai POM bila masih menemukan produk itu di pasaran. Ikan sarden yang mengandung cacing itu dapat membawa dampak buruk bila dikonsumsi. Terlebih untuk masyarakat yang memiliki riwayat alergi & asma.

“Dampaknya bila dikonsumsi dapat menyebabkan alergi & gatal-gatal. Bahayanya kalau dikonsumsi orang yang sakit asma, tapi kalau orang normal itu tidak masalah,” ucapnya.

Kashuri mengaku sejauh ini belum ditemui adanya tiga produk itu di Pekanbaru. Ia meminta masyarakat tidak perlu panik dengan informasi yang beredar.

Informasi sarden mengandung cacing itu berawal dari temuan masyarakat di Tembilahan, Indragiri Hilir, pada Kamis pekan lalu. Tidak lama sesudah itu, masyarakat Selatpanjang, Kepulauan Meranti pun menemukan adanya cacing pada ikan kaleng tersebut.

“Setelah diperiksa laboratorium terkonfirmasi benar ada cacing jenis Anisakis Species. Terhadap hasil pemeriksaan ini kami telah mengeluarkan surat peringatan keras ke importir maka mereka harus menarik produknya yang beredar,” ujarnya.

Menurut Kashuri, petugas BPOM telah berada di lapangan untuk memastikan penarikan produk yang beredar. “Importirnya yang di Batam & Jakarta tengah menjalankan penelusuran & pengamanan, mereka sudah tarik sendiri,” jelasnya.
Tags BBPOM PekanbaruCacing PitaSarden
Komentar